Penjual Jamu Tak Lagi Digendong, Tak Pakai Bra Pula

Penjual jamu tak lagi digendong, tak pakai bra pula. Judulnya, mungkin bisa sedikit genit dan bisa menimbulkan macam-macam pengertian. Bisa jadi orang menganggap penjual jamu dulunya digendong tapi sekarang tidak. Hehehe…Padahal yang tidak digendong itu botol jamunya. 

Sedangkan judul tambahan yang di belakang ‘Tak Pakai Bra Pula’ …Memang penjual jamu yang tengah dibahas sekarang tidak pakai bra!…Karena penjual jamunya seorang cowok! Mosok lelaki pakai bra, sih.

Karena tak lagi digendong jamunya, menjajakan dengan naik motor dengan harapannya agar pembelinya kian banyak. Atau kita mengganggap kata-kata ‘siapa yang cepat dia yang dapat’ masih cocok sekali untuk aksi jualan. Siapa yang cepat mendekati pembeli dia yang dapat untung. Begitu dengan penjual jamu tradisional yang tidak lagi digendong produk jualannya namun ditata rapi dalam kotak kayu di atas sepeda motor.

Dengan dibawa keliling untuk ditawarkan pada konsumen dengan sepeda motor maka jangkauan jualannya lebih luas dan lebih cepat habis dagangannya.

Tonton video berikut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *