Menjalin Hubungan Agar Merasakan Kasih (4)

Menjalin Hubungan Agar Merasakan Kasih. Kita memetik manfaat dan satu sama lain secara emosional. Kita bukanlah sistim yang tertutup, yang mengatur dirinya sendiri, melainkan sistim-sistim terbuka yang diatur, didisiplinkan, didorong, ditegor, didukung dan disahkan oleh masukan emosional yang kita peroleh dari sesama kita. Dari waktu ke waktu, kita berjumpa dengan seseorang yang mempengaruhi emosi kita serta ritme tubuh vital kita dengan sedemikian menyenangkannya sehingga kita menyebutnya kasih. Entah itu lewat hahasa tubuh, gerak-gerik, ekspresi wajah, nada suara atau kata-kata semata, sesama kita menjadikan masa sulit kita lebih tertanggungkan, rnenjadikan masa senang kita lebih manis. Kita gunakan masukan emosional dari sesama manusia seperti halnya kita menggunakan udara yang kita hirup dan makanan yang kita makan. Membuang hubungan emosional dan fisik (rangkulan dan senyuman itu sangat besar pengaruhnya), maka kita akan cepat layu dan mati sama seperti halnya seandainya kita tidak diberikan makan. Itulah sebabnya kita banyak mendengar kisah tentang anak-anak di yatim piatu yang tumbuh lemah dan pesakitan terlepas dan makanan serta pakaian yang cukup. Orang penderita autisme mungkin menghasratkan kontak emosional dan fisik tetapi kehilangan kekuatan karena terhambat oleh kurangnya keterampilan sosial mereka. Dan betapa sering Anda dengar tentang pasangan dalam pernikahan yang telah berlangsung 50 tahun) yang, walaupun secara medis masih sehat, ternyata meninggal beberapa bulan atau bahkan beberapa minggu setelah pasangannya meninggal? Makanan dan tempat tinggal tidaklah cukup. Kita juga membutuhkan satu sama lain, dan

(ditulis ulang : Karya Nicholas Boothman)

Baca ini ….> Tujuan Menjalin Hubungan (1)

Baca ini ….> Menjalin Hubungan Agar Berusia Panjang  (2)

Baca ini ….> Menjalin Hubungan Meraih Kerjasama dan Merasa Aman (3)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *