Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi. Adalah sebuah tradisi tahunan dimana orang tua menjual anak gadisnya berumur 13 – 20 tahun di sebuah pasar yang dinamai pasar pengantin. Pasar pengantin adalah sebuah tradisi kuno dari komunitas Kalaidzhi yang satu-satunya masih bertahan hingga saat ini.

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Komunitas Kalaidzhi berkisar 18.000 orang, sebuah klan Roma di Bulgaria. Setiap musim semi para orang tua berduyun-duyun ke pasar pengantin di Stara Zagora menjajakan anak perawannya di depan calon pelamar. 

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Mereka, para gadis, dijual secara terbuka seperti buah apel dijual di pasar. Mereka harus perawan saat mereka menikah pertama kali. Itu sangat penting karena gadis masih perawan lebih mahal. Seandainya gadis yang dijual sudah tak perawan lagi mereka akan memberi cap sebagai perempuan gampangan, suatu hal yang memalukan.

Baca juga : Buwuh Pesta Pernikahan

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Ada beberapa aturan ketat yang menjadi tradisi mereka tentang hubungan perempuan Kalaidzhi dengan lelakinya. Namun zaman telah berubah. Teknologi internet lewat media sosial yang membuka celah aturan kuno ketat tersebut. 

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Meskipun tradisi kuno namun para gadis tersebut membeli barang-barang mahal yang dibeli lewat online untuk persiapan pasar pengantin untuk menarik pria-pria yang berkunjung di pasar tersebut.

Baca juga : Tradisi Unik Omed-Omedan di Sesetan Bali, Sering Disebut Festival Ciuman

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Semakin mahal harga para gadis perawan itu bila dandanannya menarik dan anggun. Apalagi ada emas nyampir di tubuhnya.

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi
Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Setelah ditelusur oleh kanal Vice di Youtube, pasar pengantin wanita tak lebih dari acara kencan kilat besar-besaran daripada pasar pengantin paksa yang telah heboh ditulis di media. Pelamarnya tidak bisa melakukan transaksi di pasar tersebut. Laki-laki hanya bisa bertemu dan merayu anak perempuan di situ. Agar mereka saling berkenalan dan menyukai satu sama lain. Pria yang menyukai gadis di pasar tersebut harus datang ke orang tua gadis dan saat itulah orang tua gadis menyebut sebuah nilai untuk anak gadisnya. Mencari Jodoh di Pasar Pengantin komunitas Kalaidzhi.

Sumber                        : Vice Indonesia@youtube.com

Sumber gambar      : tangkapan layar

Oleh                             : KSmartini Muchdor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *