Memburu Viewer dan Subscriber Dengan Mengabaikan Etika dan Melukai Perasaan, Youtuber Pablo Benua dan Kimi Hime Berakhir Dramatis

Memburu viewer dan subscriber dengan mengabaikan etika dan melukai perasaan, youtuber Pablo Benua dan Kimi Hime berakhir dramatis. Dua kasus yang heboh dan viral terjadi di bulan Juli 2019 bagi dunia per-youtube-an, kasus Pablo Benua dan Kimi Hime. Permasalahan sama, yakni masalah ‘tubuh’ dan etika. Namun ada bedanya tipis, dimana satunya kontroversial karena membahas bagian ‘dalam tubuh’ dan satunya kontroversial karena bagian ‘luar tubuh’.

Youtube memang gratis. Kita tidak dikenakan biaya untuk buka akun untuk konten kita. Mau bikin konten edukasi, konten sains, konten hiburan, konten film, konten game, konten anak-anak, konten promosi juga boleh, terserah kita. Dan lagi di Youtube tidak ada standar aturan tentang penampilan atau etika personal bila kita tampil di dalamnya, seperti yang diberlakukan pada media televisi yang berijin.

Meski pada Youtube aturan tidak seketat pada media televisi kita tidak boleh melupakan namanya tata krama. Begitu kita tampil atau ekspos sesuatu di media sosial artinya kita dianggap sudah paham aturan dan etika yang ada, karena kita telah masuk ruang publik.

Masuk ruang publik seharusnya kita tahu sopan santun, tata krama. Begitu kita bertingklah seenaknya, ditambah membuat kontroversial dengan cara melukai perasaan orang atau kontroversial dengan mengabaikan tata krama di sekitarnya ya ‘hukum alam’ akhirnya datang pada kita.

Kasus Pablo Benua dengan istrinya berakhir menyedihkan gara-gara bincang-bincang ‘nyampah’yang akhirnya kebablasan. Mereka membincangkan hal-hal yang negatif tentu saja berefek negatif.

Sejak kasus viral Pablo Benua dan Galih Ginanjar, mendadak kasus-kasus ‘hitam’ Pablo terangkat semua. Bertambahlah viral.  

Begitu juga dengan Kimi Hime, yang sebenarnya dia paham betul apa yang diperbuat di video yang diunggah di kanal youtubenya. Sewaktu kena peringatan keras dari pemerintah, baru kemudian nangis-nangis. Dan itu pun dia masih menyangkal.

Mengejar viewer dan subscriber banyak hak semua pengguna akun youtube, tapi jangan lupakan namanya tata krama dan dengan cara yang baik pula. Memburu viewer dan subscriber dengan mengabaikan etika dan melukai perasaan, youtuber Pablo Benua dan Kimi Hime berakhir dramatis.

Penulis : KSmartini Muchdor

Sumber: Kanal Youtube Rei Utami dan Pablo Benua, Kanal Youtube Kimi Hime

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *