Kopi Tidak Penting untuk Kehidupan, Kata Pemerintah Swiss

Kopi tidak penting untuk kehidupan, kata Pemerintah Swiss. Karena mengatakan ingin mengakhiri persediaan kopi darurat yang mereka miliki. Alasan pernyataan ini, “Kopi hampir tidak mengandung kalori dan itu tidak berkontribusi, dari perspektif fisiologis, untuk menjaga nutrisi,” kata Kantor Federal untuk Pasokan Ekonomi Nasional, sebagaimana dikutip dari bbc.com.

Perlu diketahui, semenjak Perang Dunia I dan II, Swiss mulai menyimpan kopi sebagai cadangan darurat sebagai persiapan untuk kekuatan potensial. Hal itu terus berlanjut hingga beberapa dekade kemudian demi memerangi kekurangan yang bisa diakibatkan perang atau bencana alam.

Namun kebijakan selama ini berubah pada keputusan terbarunya, Pemerintah Swiss justru berharap praktik tersebut akan diakhiri pada akhir 2022 mendatang. Karena Pemerintah sekarang mengatakan jika kopi ‘tidak penting untuk kehidupan’ sehingga tak perlu dimasukkan dalam cadangan darurat.

Pihak Pemerintah merilis pernyataan itu untuk mendapat respon dari publik, berharap akan menemukan titik akhir dari keputusan ini pada November mendatang. Kenyataannya, tidak semua orang setuju dengan keputusan tersebut.

Reservesuisse, yang mengawasi persediaan makanan Swiss, mengatakan 12 dari 15 perusahaan yang menyimpan kopi di negara itu, ingin terus melakukan hal tersebut. Dengan pertimbangan Swiss adalah negara dengan penduduk penggemar kopi berat, sebagian besar masyarakat protes. Mereka tidak terima apabila pemerintah menjadikan bobot kalori sebagai kriteria utama untuk makanan pokok tidak adil untuk kopi. Karena kenyataannya, menurut Organisasi Kopi Internasional penduduk Swiss mengonsumsi sekitar 9 kg (20 lb) per tahun. Dimana ini hampir tiga kali lipat dari konsumsi orang Inggris, yang hanya 3,3 kg per orang per tahun. Jadi Kopi tidak penting untuk kehidupan?

(sumber: yomamen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *