Hanya Curhatan Online Ibu Rumah Tangga Dapat Uang

Hanya curhat dapat uang? Yang benar saja, mosok curhat saja dapat uang. Mana ada? Hihihi. Pasti begitu dalam pikiran Anda ketika membaca judul artikel ini. Tapi ini benar lho. Contoh kecil saja, saya punya tukang namanya Sabar, yang ternyata kuketahui kemudian sering pasang status di wa-nya dalam bentuk puisi. Saya tidak menyangka dia bisa menulis puisi. Bagi saya itu luar biasa dia bikin itu. Kadang puisi berisi kegaguman pada Sang Khalik, terkadang pula temanya tentang dewi pujaannya, istrinya. Aii, romantisnya. Tapi pernah juga lho iklim dalam keluarganya ditulis, temanya kesedihan. Seperti berikut.
Wahai dunia… katakan padaku
Mengapa manusia-manusia di sekitarku selalu membisikan kata sabar?
Tak sadarkah mereka bahwa namaku Sabar?
Andai mereka menyuruh sabar…
Aku menyuruh siapa?

Hahaha. Itu salah satu puisinya yang membuat saya melotot. Baginya puisi yang dia tulis adalah pantulan suasana hatinya saat itu. Bisa jadi, dengan cara itu dia nampak keren, atau sekedar menghilangkan sejenak beban di hatinya. Dari unggah status di WA lalu menyetrum ke medsos lainnya. Untuk saat ini dia hanya dapat komen dan like saja sih. Meski begitu dia sangat senang. karena dapat respon, dapat perhatian. Lho…saya kok jadi cerita tukang saya ding. Hihihi. Tapi dengan kemampuannya menulis puisi di medsos paling tidak dia punya kemampuan menulis walau tidak sejago layaknya penulis kelas gramedia. Mencurahkan apa yang dalam benaknya, dalam pikirannya dalam bentuk puisi sudah cukup baginya.

Sama seperti Anda, semisal ibu rumah tangga, jika Anda yang suka penulis puisi atau curhatan pada buku diary kenapa tidak saja diekspos ke sebuah blog. Memaparkan curhatan pada blog hanya membutuhkan kemampuan menulis standar, kemampuan bercerita tentang apa yang dalam pikiran, pengalaman. Bagus juga apabila Anda punya ide atau hal-hal unik yang bisa diceritakan atau ditulis pada blog. Semisal Anda, seorang ibu rumah tangga, punya anak yang susah makan sayur lalu Anda punya cara tersendiri agar anak Anda mau makan sayur, dan bahkan anak Anda malah ketagihan makan sayur. Nah, pengalaman itu bisa Anda bagi dengan menulisnya pada blog. Atau bisa dibilang Anda itu curhat. Curhat yang bermanfaat bagi pembaca blog Anda. Curhat atau tulisan pada blog Anda bila disukai dan banyak pembacanya, pasti Anda senang, bukan? Apalagi dapat komen yang bikin dada deg-deg plas bahagia. Tambah semangat empat-lima bila blog Anda menghasilkan uang.  Uwiiik, pasti Anda langsung loncat-loncat. Hahaha. Tunggu… di batin Anda pasti akan bertanya-tanya, uangnya dari mana? Kok bisa? Ya, bisa saja. Dengan menulis blog dan tulisan Anda banyak yang menyukainya ya pasti ada yang mau pasang iklan. Karena suatu blog banyak dikunjungi maka orang yang mau pasang iklan tidak akan merugi. Sekarang nyambung kan. Atau begini. Blog Anda ibarat sebuah stasiun televisi. Stasiun televisi itu menyiarkan suatu program yang banyak ditunggu-tunggu pemirsanya. Ratingnya tinggi. Bisa dipastikan iklan yang ditampilkan banyak sekali. Banyak yang pasang iklan banyak income, pendapatan. Tambah jelas kan dari mana duit itu datangnya.

Kalau sudah jelas pasti berikut timbul pertanyaan, bikin blog itu susah, ya? Bisa dipelajari sendiri, ya? Kursusnya dimana? Atau bagaimana? Semua mudah kalau tahu ilmunya. Paham tekniknya. Anda bisa belajar secara otodidak, baca dari buku.  Atau info dari internet juga bisa. Namun lama untuk menunjukan hasilnya. Alangkah baiknya bila ada pembimbingnya, gurunya. Karena apabila Anda dibimbing seorang mentor atau seorang ahli, maka Anda akan diberitahu bagaimana jalan tercepat untuk menuju goal Anda, yang tentunya disertai materi pembelajarannya yang bagus dan teknik membuat blog asyik. Nah, sekarang jadi tahu kan, hanya curhatan online ibu rumah tangga dapat uang. Mau tahu ilmunya? Pelajari ilmunya di kursus internet marketing, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *