Festival Budaya yang Unik dan Aneh dari Luar Negeri

Festival budaya yang unik dan aneh dari luar negeri. Festival berasal dari bahasa Latin yakni festum yang artinya pesta, atau sebuah perayaan yang rutin diselenggarakan secara periode tertentu atau tiap tahun  diadakan sebagai perayaan untuk penghormatan atau perayaan keagamaan, dan perayaan peristiwa lainnya. Namanya festival pastilah penuh keriangan dan tawa. Namun  ada juga festival menimbulkan keheranan yang melihatnya karena apa yang disaksikannya di luar nalar. Tapi itulah festival…pesta.

Festival Melompati Bayi

Setahun Sekali,  pada pertengahan Juni, setan-setan berlari liar di desa Spanyol Castrillo de Murcia.

Perpaduan antara ritual Katolik dan tradisi lokal bertujuan untuk menandai kemenangan kebaikan daripada kejahatan, festival El Colacho, festival melompati bayi, adalah tradisi yang sudah ada sejak tahun 1620-an dan berlangsung pada hari Minggu setelah Pesta Corpus Christi. Asal-usulnya tidak jelas, tetapi beberapa sejarawan percaya itu mungkin telah dimulai sebagai ritual kesuburan.

Selama festival, “setan” merah dan bertopeng kuning berlari melalui jalan-jalan melontarkan penghinaan pada penduduk desa dan mencambuk mereka dengan ekor kuda yang melekat pada tongkat. Ketika drum mengumumkan kedatangan atabalero berpakaian hitam, orang-orang saleh yang datang untuk mengusir kejahatan, el salto del Colacho — pelarian iblis — dimulai.

Dalam tampilan yang menajubkan, bayi-bayi yang lahir pada tahun sebelumnya dibaringkan di atas kasur di jalan sementara para lelaki berkostum kuning melompati mereka. Jenis baptisan ini diyakini bahwa iblis menyerap dosa-dosa bayi, dan memberi mereka perlindungan dari penyakit dan kemalangan. Penonton yang berjejer di jalanan juga akan mencaci-maki Colacho untuk menangkal nasib buruk mereka sendiri untuk tahun yang akan datang. Setelah itu, bayi-bayi ditaburi kelopak mawar dan segera diangkat oleh orang tua mereka.

Festival Lentera Terapung

Festival ini diadakan di Hawaii yang diadakan setiap tahun pada Hari Peringatan di pantai selatan O’ah yangmenyatukan lebih dari 40.000 orang di pantai bergabung dengan ribuan orang dari seluruh dunia melalui saluran televisi untuk menghormati orang-orang terkasih dan harapan bersama untuk menuju masa depan.

Festival yang unik ini, festival lentera terapung, sebuah upacara di mana semua orang dapat berkumpul untuk momen pribadi untuk mengingatkan, merenungkan, serta bersyukur atas jasa orang-orang yang telah meninggal dunia. Ini merupakan kesempatan untuk diselimuti oleh rasa cinta, pengertian, dan dukungan dari orang sekitar, bahkan orang yang tidak dikenal. Mereka adalah sebuah kumpulan untuk saling mendukung orang lain dan meningkatkan pemahaman akan nilai-nilai luhur serta pengalaman bersama.

Festival Melempar Makanan

Di Spayol ada festival yang terkenal yaitu festival lempar tomat atau dikenal masyarakat setempat dengan pertarungan La Tomatina Bunol. Namun ternyata ada lagi festival pertarungan makanan yang dinamai festival lempar anggur yang biasanya diselenggarakan di Batalla del Vinom, dimana orang horo mempersenjatai diri dengan barel untuk perang anggur.

Uniknya, orang-orang Spanyol yang tidak suka akan  pesta-pesta yang lempar-lempar makanan mereka merayakan pesta mereka sendiri memfaatkan tikus mati, semut, dan cat.

Festival Telanjang

Festival ini diadakan di jepang tepatnya di bulan Januari dengan suhu sedingin es di belahan utara bumi lainnya. Namun suhu yang membeku tidak menyurutkan semangat ribuan orang untuk berlari di jalan-jalan tanpa memakai pakaian. Hadaka Matsuri merupakan festival ritual pemurnian yang diselenggarakan dalam berbagai bentuk di seluruh Jepang. Para pria, di Inazawa, yang mengenakan kain berjuang menyentuh seorang pria telanjang bernama Shin-otoko untuk mendapat keberuntungan. Festival telanjang ini adalah acara yang menyenangkan tetapi dengan nada spiritual.

Festival Pengalaman Mendekati Kematian

Sebuah festival aneh di Spanyol yakni festival Fiesta de Santa Marta de Ribarteme, festival yang merayakan orang-orang yang sudah menghadapi meninggal dan hidup kembali untuk menyeritakan kisah itu. Festival ini diadakan di kota kecil Las Nieves, dengan tujuan diadakan festifal ini untuk menghormati Santa Marta de Ribarteme, santo yang melindungi kebangkitan.

Dimana orang-orang ‘yang selamat’ dimasukkan dalam peti mati dibawa ke kuburan dan di sekitar gereja, pada hari perayaan itu diadakan parade sebagai persembahan dibuat untuk berkah yang dicari oleh ribuan orang yang memenuhi kota kecil itu setiap tahun.

Festival Melempar Warna

Ini merupakan satu-satunya festival Hindu di mana orang-orang tidak berpakaian bagus untuk acara ini. Bahkan, pakaian terlama diambil dari lemari untuk persiapan festival melempar warna yang disebut Holi. Dalam festival musim semi ini yang berhubungan dengan Dewa Krishna, orang bermain dengan bubuk berwarna-warni yang disebut gulal.

Warna basah juga dipakai di banyak wilayah di India. Minuman juga makanan dicampur dengan tanaman ganja lokal yang disebut bhang disajikan selama festival.

Festival Prasmanan Monyet

Di Thailand ada festival unik untuk binatang yaitu festival pesta besar monyet yang diadakan untuk primata Lopburi, Thailand. Hamparan buah dan sayuran diletakkan oleh para penyembah buat menghormati Hanuman, Dewa Monyet. Berikut setelah sajian dihamparkan adalah sebuah kekacauan ketika serombongan monyet berkerumun di suatu tempat lalu mulai mendatangi tumpukan makanan dan berinteraksi dengan penonton. Festival ini dilakukan selama bertahun-tahun dan telah menjadi lebih semarak yang akhirnya berdampak menempatkan provinsi kecil ini di peta pariwisata dunia.

Festival Bayi Menangis

Pria gemuk dengan postur tubuh seperti altlet Sumo dapat menjadi pemandangan yang sangat mengejutkan bagi kita. Jadi, dapat dibayangkan apa reaksi bayi saat dipeluk oleh salah seorang dari pria tersebut. Di Konaki Sumo, sebuah festival Jepang dimana bila  pasangan bayi dipegang oleh pegulat Sumo dan saling berhadapan lalu salah seorang bayi menangis duluan adalah bayi memenangkan festival itu.

Bayi yang menang akan diangkat oleh orang tua dan difoto. Festival ini berdasarkan pada pepatah Jepang ” bayi menangis akan tumbuh cepat “. Rengekan, tangisan dan isak tangis, pada festival ini, menandakan berkat bagi kesehatan yang baik.

Itulah beberapa festival budaya yang unik dan aneh dari luar negeri.

(sumber: IDN.times)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *