Dua Karbon yang Ditakuti Api

Dua karbon yang ditakuti api. Dua gas ini cukup membuat takut api, yakni gas karbon monoksida dan karbon dioksida. Namun gas ini juga berbahaya bagi kita tetapi dengan cara yang berbeda.

Karbon dioksida berasal dari:

  • Tumbuhan dan hewan mati yang mengurai
  • Aktivitas gunung berapi
  • Pembakaran batu bara dan minyak bumi
  • Pembukaan kaleng-kaleng dan botol-botol minuman bersoda

Karbon dioksida menimbulkan efek:

  • tidak mendukung proses pembakaran serta pernapasan
  • mematikan baik api maupun makhluk hidup dengan penjelasan karbon dioksida ini lebih berat daripada udara, gas ini bila “tumpah” berkumpul di lapisan paling rendah bergelantung seperti jemuran namun tak nampak dan menggantikan udara dan menjadikan apa pun yang di sekitarnya mati lemas. Seperti yang pernah terjadi di Danau Nyos, Kamerun. Pada Agusus 1986 Danau Nyos tiba-tiba menyemburkan karbon dioksida dan menewaskan 700 orang lebih dan banyak hewan mati.
Danau Nyos yang menyemburkan karbon dioksida pada Agustus 1986

Mau tahu Karbon Dioksida Bisa matikan Api?

Coba nyalakan lilin dalam sebuah gelas kecil. Buat karbon dioksida dengan menuang sedikit cuka ke dalam sebuah gelas minum tinggi lalu tambahkan beberapa sendok teh baking soda kedalamnya. Ketika gelembung-gelembung karbon dioksida serentak naik ke atas, tuangkan gas itu ke atas lilin yang menyala, seolah-olah Anda sedang menuang zat cair yang tidak kelihatan. (Hati-hati, cairan dalam gelas jangan sampai ikut tumpah).  Api lilin akan padam, terbenam di bawah “lautan” gas yang tidak kelihatan.

Karbon monoksida berasal dari:

Setiap kali bahan mengandung karbon terbakar di udara dari bensin dalam sebuah mobil atau minyak tanah di sebuah kompor hingga terbakar, dan sebatang rokok—karbon monoksida hampir selalu terbentuk. Andaikata pasokan udara untuk pembakaran tidak terbatas, semua bahan bakar tadi akan terbakar habis menjadi karbon dioksida— dua atom oksigen untuk tiap atom karbon

Karbon monoksida adalah gas tipe penjahat tulen, hehehe, meskipun dalam jumlah sangat sedikit. Apabila terhirup gas ini lalu langsung masuk paru-paru terus berlanjut ke dalam aliran darah, tempat ia bereaksi secara ganas dengan hemoglobin, mencegahnya melakukan tugas vital mengangkut oksigen ke tiap sel. Kekurangan oksigen tidak pelak lagi akan berakhir dengan kematian. Ada pun penyebab utama kematian akibat keracunan di Amerika Serikat adalah disebabkan karbon monoksida.

Pasokan oksigen ke dalam api yang sedang bernyala dan ada sesuatu yang membatasi lancarannya,  maka sebagian atom karbon hanya mampu mengikat sebuah atom oksigen dan dua buah yang diperlukannya. Hasilnya adalah: monoksida alih-alih dioksida.
Apabila mesin-mesin mobil mengembuskan sekitar 150 juta ton karbon monoksida tiap tahun dalam sebuah kemacetan lalu lintas, kadar karbon monoksida di udara dapat meningkat hingga menimbulkan gangguan kesehatan (semisal: letih, sakit kepala, mual), atau lebih berbahaya lagi.

Kompor minyak tanah, pemanas ruangan dan pemanas air berbahan bakar gas, tungku gas, oven gas, tungku kayu bakar, kompor batu bara dan rokok, semua menghasillcan karbon monoksida, oleh sebab itu harus dipasang di ruang yang berventilasi untuk membuang gas beracun ini ke udara luar. Dua karbon yang ditakuti api.

Tonton video berikut, yuk, biar tambah paham…

(sumber: buku “Einstein Aja Gak Tau!” Karya Robert L. Wolke)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *