Beda Berat Badan Beda Pula Ukuran Konsumsi Air Putih Sehari

Beda Berat Badan Beda Pula Ukuran Konsumsi Air Putih Sehari. Sebagian orang mengabaikan tentang minum air putih, yang kita konsumsi setiap hari. Ada yang minum air putih hanya pas dia merasa haus saja. Atau ada yang tidak begitu suka minum air putih karena rasanya tawar dan dia lebih cenderung minum minuman yang ada rasanya. Ada pula yang suka sekali minum air putih sampai kebablasan (berlebihan).

Beda Berat Badan Beda Pula Ukuran Konsumsi Air Putih Sehari
Beda Berat Badan Beda Pula Ukuran Konsumsi Air Putih Sehari

Itu semua disebabkan kurang mengetahui maanfaat minum air putih dan takaran yang proposianal untuk masing-masing orang. Ditambah banyak mengatakan bahwa kita harus minum air putih sebanyak 8 gelas sehari, tetapi ukuran seperti itu tidak jelas. Apa gelas sloki? Atau gelas soda gembira?

Coba kita bayangkan seandainya orang memiliki berat badan 20 kg lalu minum air putih 8 gelas soda gembira hal itu menjadi berlebihan bagi dirinya. Begitu sebaliknya, bila orang mempunyai berat 100 kg setiap hari minum air putih 8 gelas sloki, bisa-bisa orang tersebut semaput atau dehidrasi.

Tepatnya air putih yang kita konsumsi tiap hari disesuaikan dengan berat badan. Dimana setiap berat badan 100 kg, kita harus minum sebanyak 3 liter setiap hari.

Beda Berat Badan Beda Pula Ukuran Konsumsi Air Putih Sehari
Beda Berat Badan Beda Pula Ukuran Konsumsi Air Putih Sehari

Rincianya seperti ini:

  1. Minum air putih sebanyak 2,4 liter per hari bila berat badan 80 kg
  2. Minum air putih sebanyak 1,8 liter per hari bila berat badan 60 kg
  3. Minum air putih sebanyak 1,5 liter per hari bila berat badan 50 kg

Terlalu banyak minum air putih bisa berakibat mineral dalam tubuh ikut mengalir keluar bareng cairan urin kita. Hal ini tidak baik dan tidak menguntungkan bagi tubuh kita, karena tubuh kita memerlukan mineral dan multivitamin.

Bagaimana kita mengetahui kalau tubuh kita kurang minum? Tubuh kita sudah memberi kita sinyal dengan tanda-tanda:

  1. Air kencing (urin) kita berwarna kuning
  2. Mulut kita kering
  3. Kulit tidak elastis lagi, bila dicubit tidak segera kembali seperti semula
Beda Berat Badan Beda Pula Ukuran Konsumsi Air Putih Sehari
Beda Berat Badan Beda Pula Ukuran Konsumsi Air Putih Sehari

Nah, kini sudah tahu kan manfaat minum  air putih dan takaran konsumsinya. Beda Berat Badan Beda Pula Ukuran Konsumsi Air Putih Sehari.

Sumber: Buku Life Revolution (Tung Desem Waringin)

Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona

Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona. Seorang seniman dari Iran, Alireza Pakdel, menggambarkan dalam karya seninya suasana saat merebaknya pandemik virus corona terutama pada perjuangan tenaga kesehatan untuk menyelamatkan, menangani pasien yang terpapar virus corona. Juga solidnya tenaga bantuan selain tenaga medis, begitu solid mereka melawan virus corona. 

Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Tenaga medis yang penuh pengorbanan
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Penjaga kesehatan pasien selama di isolasi
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Tenaga medis mengorbankan diri untuk pasiennya
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Penjaga kesehatan pasien tanpa lelah
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Tidak hanya menangani serangan virus corona, juga penyakit bawaan pasien, seperti : jantung, diabetes, paru-paru.
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Tidak mengenal lelah, tidak mengenal hari. Terpenting kesehatan pasien agar segera pulih.
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Sekuat tenaga memendam rindu pada orang-orang tercinta demi kesembuhan pasiennya.

Dalam akun Instagram miliknya, Alirezapakdel_artist@instagram, Alireza Pakdel mengunggah hasil karyanya yang luar biasa, mengundang emosi kita. Ada ilustrasi yang mengharukan sampai membuat kita meneteskan air mata, ada pula ilustrasi yang bikin kita gemas.

Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Pengorbanan dengan segala upaya
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Bersama-sama melawan virus corona
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
memotivasi dan membantu agar pasien selalu berharap yang terbaik, agar lekas sembuh.

Kita dibuat mewek melihat ilustrasi yang menggambarkan dokter dan perawat berjibaku membebaskan pasiennya dari serangan virus corona, memberi semangat pada pasien agar berharap yang terbaik. Selain menggambarkan perjuangan tenaga medis juga tenaga lain yang membantu memerangi virus corona, mereka adalah tenaga semacam SAR, prajurit.

Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
tetap di rumah
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
di rumah saja
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
keluar untuk hal tidak perlu dan tanpa APD, membuat tenaga medis kewalahan menangani pasien.
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona

Selain mengharukan juga menggemaskan ketika dianjurkan di rumah saja ada sebagian masyarakat malah keluyuran, seolah menganggap virus corona seperti virus flu biasa.

Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
kekompakan keluarga untuk membendung menyebaran virus corona: esring cuci tangan, pola hidup bersih dan sehat . Bila keluar jaga jarak bila komunikasi antar teman atau orang lain.
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona
Terima kasih, Dokter, Perawat!

Dokter, perawat dan tenaga bantuan lainnya seperti: BNPD, prajurit dan para relawan adalah garda terdepan yang sudah luar biasa berperan dalam mengatasi virus corona. Tinggal kita saja, bagaimana kita berupaya keras untuk menjaga kesehatan kita agar virus corona tidak mengalahkan kita. Ilustrasi Mengharukan Tentang Dokter dan Perawat Dalam Menyelamatkan Pasien Virus Corona.    

Baca juga : Ini cara covid-19 merajalela merusak tubuh manusia

Sumber gambar : Alirezapakdel_artist@instagram

Penulis : KSmartini Muchdor

Ini Cara Covid-19 Merajalela Merusak Tubuh Manusia

Ini cara covid-19 merajalela merusak tubuh manusia. Virus corona atau covid-19 begitu cepat menyebarannya dan secara global. Tiga bulan wabah corona 30 ribuan orang meninggal. Organisasi kesehatan Dunia (WHO) akhirnya menyatakan wabah virus corona sebagai pandemik.

Ini Cara Covid-19 Merajalela Merusak Tubuh Manusia

Penyakit covid-19 disebabkan oleh virus corona baru yaitu SARS CoV-2. Sebelum covod-19 dunia telah mengenal penyakit lain. Virus corona menyebabkan SARS dan MERS.

Secara umum orang yang terkena covid-19, SARS dan MERS bergejala sama, yakni mengalami demam tinggi, flu, batuk dan gangguan pernapasan.

Virus corona ini mempunyai selubung protein, RNA dan duri-duri protein.  

Bagaimana virus SARS-cov-2 dapat merusak tubuh manusia?

Ini Cara Covid-19 Merajalela Merusak Tubuh Manusia

Saat virus menyebar melalui tetesan air liur, seperti batuk atau bersin, virus akan  masuk ke jalur pernapasan di bagian belakang tenggorokan. Duri-duri protein menempel ke dalam membrane sel kemudian virus mereplika diri sangat cepat dan membajak RNA sel untuk menduplikasi RNA-nya sendiri. Sehingga sel lagi berkembang untuk kesehatan tubuh melainkan untuk memperbanyak virusnya.

Ini Cara Covid-19 Merajalela Merusak Tubuh Manusia

Bagaimana virus SARS-cov-2 menyerang bagian pernapasan?

Ini Cara Covid-19 Merajalela Merusak Tubuh Manusia

Saat virus berkembang dan menginfeksi saluran pernapasan atas, virus menyebabkan nyeri tenggorokan dan batuk kering. Di waktu bersamaan interferon memicu aliran protein untuk melawan virus dan berusaha meredakan penyebarannya. Namun sel ini tidak selalu tepat sasaran. Jika sistem imun tidak mampu menghentikan virus bereplikasi interferon justru beresiko merusak sel secara keseluruhan. Ketika virus dapat melawan sistem imunitas di pernapasan atas proses ini akan merusak jaringan paru-paru dan membuat jaringan membengkak. Akibatnya, paru-paru kesulitan memasok oksigen. Karbon dioksida di tubuh juga sulit dikeluarkan.

Ini Cara Covid-19 Merajalela Merusak Tubuh Manusia
Ini Cara Covid-19 Merajalela Merusak Tubuh Manusia

Baca juga : Virus Covid-19 Dan Sejarah Virus yang Mematikan Dari Abad Kedua Hingga Kini

Pembengkakan pada jaringan paru dan kurangnya oksigen di dalam darah membuat jaringan berisi cairan, nanah dan sel mati. Pada fase ini pasien akan mengidap pneumonia atau radang paru-paru. Pasien pun mengalami kesulitan bernapas. Akhirnya pasien membutuhkan alat bantu pernapasan (ventilator). Alat tersebut menjadi alat penentu bernapas agar tetap hidup. Ini cara covid-19 merajalela merusak tubuh manusia.

Sumber: www.katadata.co.id

Ditulis ulang: KSmartini Muchdor

Virus Covid-19 Dan Sejarah Virus yang Mematikan Dari Abad Kedua Hingga Kini

Virus Covid-19 Dan Sejarah Virus yang Mematikan Dari Abad Kedua Hingga Kini. Serangan virus corona atau covid-19 yang melanda dunia telah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemik karena penyebarannya dalam skala global.

Virus Covid-19 Dan Sejarah Virus yang Mematikan Dari Abad Kedua Hingga Kini

Tingkat pandemik ditetapkan apabila memenuhi 3 kondisi, yakni :

  1. munculnya penyakit baru
  2. menginfeksi manusia dan berdampak fatal
  3. mencakup skala global dan diluar kendali

Sedangkan disebut wabah bila ada kasus penyakit dengan peningkatan skala kecil, menyerang dalam periode, tempat dan populasi tertentu. Bedanya dengan wabah, epidemik terjadi dalam skala lebih besar dan meluas dari wabah.

Serangan covid-19 cukup serius karena penyebarannya mengalami dua kali lipat dalam waktu kurang dari seminggu. Kewaspadaan yang kurang dalam masyarakat juga menjadi ancaman semakin meluasnya covid-19. Hal ini disebabkan belum banyak memahami infeksi virus covid-19 yang mirip dengan flu musiman hingga sering sekali diabaikan.

Virus Covid-19 Dan Sejarah Virus yang Mematikan Dari Abad Kedua Hingga Kini

Inkubasi covid-19 dari infeksi sampai memunculkan gejala bisa mencapai 14 hari, sementara flu hanya butuh 2 hari saja. Periode interval munculnya covid-19  dari penularan satu orang kepada yang lainnya berjarak 6 hari. Penularan virus corona bisa saja terjadi pada siapapun dan cepat menyebar, termasuk orang dewasa yang lebih rentan dibandingkan anak-anak. Sementara flu musiman mudah menyerang anak-anak, ibu hamil dan lansia.

Gejala infeksi virus corona lebih tinggi daripada gejala yang disebabkan oleh flu. Sayangnya, saat ini belum ada vaksin yang bisa mencegah virus corona.

Virus Covid-19 Dan Sejarah Virus yang Mematikan Dari Abad Kedua Hingga Kini

Persamaan antara Covid-19 dengan flu musiman adalah sama-sama menyerang sistem pernapasan. Media penyebaran virusnya disebabkan oleh percikan cairan tubuh yang ditularkan melalui kontak langsung atau permukaan benda yang terkontaminasi.

Potensi yang terinfeksi virus corona adalah sebagai berikut :

  1. potensi kritis 5%
  2. potensi sedang 14%
  3. potensi ringan 81% : mengalami gejala demam (87,9%), batuk kering (67,7%), kelelahan (28,1%)

Serangan virus corona ini yang menyerang manusia bukanlah yang pertama. Serangan virus yang melanda dunia sudah terjadi sejak ratusan tahun silam. Kejadian luar biasa penyakit seringkali merenggut ratusan hingga ribuan korban jiwa.

Mulai abad kedua hingga abad modern saat ini. Sejarah mencatat terjadinya serangan virus yang mematikan.

  1. Wabah antonine, yang terjadi pada tahun 165 -180  dan merenggut 5 juta korban jiwa.
  2. Wabah justinian,  yang terjadi pada tahun 541 -542 dan merenggut 30-40 juta korban jiwa.
  3. Epidemik cacar Jepang, yang terjadi pada tahun 735 -737 dan merenggut 7 juta korban jiwa.
  4. Wabah black death, yang terjadi pada tahun 1347 -1351 dan merenggut 200 juta korban jiwa.
  5. Wabah cacar, yang terjadi pada tahun 1520 dan merenggut 56 juta korban jiwa.
  6. Wabah besar abad ke-17, yang terjadi pada tahun 1600 dan merenggut 3 juta korban jiwa.
  7. Wabah besar abad ke-18, yang terjadi pada tahun 1700 dan merenggut 600 ribu korban jiwa.
  8. Wabah kolera, yang terjadi pada tahun 1817-1923 dan merenggut 1 juta korban jiwa.
  9. Wabah demam kuning, yang terjadi pada tahun 1850 dan merenggut 12 juta korban jiwa.
  10. Wabah besar ketiga, yang terjadi pada tahun 1855 dan merenggut 12 juta korban jiwa.
  11. Flu Rusia, yang terjadi pada tahun 1889 – 1890 dan merenggut 1 juta korban jiwa.
  12. Flu Spayol, yang terjadi pada tahun 1918 – 1919 dan merenggut 40 -50 juta korban jiwa.
  13. Flu Asia, yang terjadi pada tahun 1957 – 1958 dan merenggut 1,1 juta korban jiwa.
  14. Flu Hongkong, yang terjadi pada tahun 1968 – 1970 dan merenggut 1 juta korban jiwa.
  15. HIV/AIDS, yang terjadi pada tahun 1991 – sekarang dan merenggut 25-35 juta korban jiwa.
  16. SARS, yang terjadi pada tahun 2002 – 2003 dan merenggut 770 ribu korban jiwa.
  17. Flu babi, yang terjadi pada tahun 2009 – 2010 dan merenggut 200 ribu korban jiwa.
  18. Ebola, yang terjadi pada tahun 2014 – 2016 dan merenggut 11,3 ribu korban jiwa.
  19. MERS, yang terjadi pada tahun 2015 – sekarang dan merenggut 850 ribu korban jiwa.
  20. Covid-19, yang terjadi pada tahun 2019 – sekarang dan merenggut 35 ribu korban jiwa (bisa bertambah).
Virus Covid-19 Dan Sejarah Virus yang Mematikan Dari Abad Kedua Hingga Kini

Bisa saja terjadi akan muncul virus baru akan datang, bahkan virus yang sebelumnya tertidur. Untuk itu kita harus waspada. Pola hidup yang sehat terus kita jalankan. Virus Covid-19 Dan Sejarah Virus yang Mematikan Dari Abad Kedua Hingga Kini.

.Sumber: www.katadata.co.id

Ditulis ulang: KSmartini Muchdor

Mengatasi Jerawat Dengan Foto Selfie

Mengatasi Jerawat Dengan Foto Selfie. Kalau jerawat sudah nongol dan menyolok menampakannya membuat kita tidak akan nyaman. Selalu, reflek untuk menggaruk jerawat atau bercermin terus-terusan. Ditambah rasa kesal karena jerawat tidak berlalu dengan cepat. Apalagi banyak komen yang kita terima karena wajah kita berhias jerawat. Kadang sekedar bertanya, kadang pula ada yang memberi saran, seperti mencoba pakai suatu produk anti jerawat, atau saran agar kita konsultasi ke dokter kulit itu tuh. Kan itu tambah pusing kita.  

Mengatasi Jerawat Dengan Foto Selfie

Tapi ada lho yang sedang jerawatan malah hepi-hepi saja, malah dibuat ide untuk swafoto dan ditambahi imaginasi unik.

Baca Juga : Tanpa Operasi Plastik Pria Cimahi ini Berubah Mirip Artis Korea

Dia adalah Izumi Miyazaki (26 tahun), seorang fotografer wanita dari Jepang. Dia punya daya kreatiftas di atas rata-rata. Seperti karyanya yang memparodikan kebiasaan kita semua memencet jerawat. Kebiasaan buruk namun diubah menjadi suatu seni yang patut dapat acungan jempol.

Mengatasi Jerawat Dengan Foto Selfie
Mengatasi Jerawat Dengan Foto Selfie

Seperti memencet jerawat lalu cairannya berubah kaviar atau mustard. Kreatif bukan? Patut kita tiru ide Izumi miyazaki. Lalu kita swafoto seperti fotografer Jepang tersebut. Jadi kalau ada yang komen tentang kehadiran jerawat di wajah kita, bilang saja, “Itu akseroris pas aku lagi selfie.” Lalu tunjukan foto kita dengan gaya ala Izumi Miyazaki. Asik kan. Mengatasi Jerawat Dengan Foto Selfie.

Sumber : Izumi Miyazaki@instagram.com

Penulis : KSmartini Muchdor

Dahsyat! Dari Racun Laba-Laba Pisang Brazil Untuk Disfungsi Ereksi

Dahsyat! Dari racun laba-laba pisang Brazil untuk disfungsi ereksi. Bagi yang sudah nonton film Spiderman tentu tahu bagaimana  asal lahirnya superhero tersebut. Peter Parker sebelum menjadi Spiderman dia digigit oleh laba-laba dan kemudian dia mempunyai kekuatan yang luar biasa.

Begitu juga dengan laba-laba pengembara atau dikenal dengan laba-laba pisang dari Brazil dimana gigitannya mematikan. Setelah dilakukan penelitian, gigitan laba-laba itu punya keunikan, yakni menyebabkan para korbannya mengalami ereksi selama empat jam sebelum menyebabkan kematian. Berdasar hal itu para peneliti menyebut racun laba-laba pisang tersebut punya kemampuan lebih dari Viagra.

Mengamati keunikan dari racun laba-laba pisang, para peneliti Brasil berpikir untuk memanfaatkannya sebagai obat mengatasi disfungsi ereksi.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, racun laba-laba tentunya tidak begitu saja dioleskan ke penis. Para peneliti mengolah racun laba-laba pengembara Brasil dalam bentuk gel. Gel tersebut menggandakan aliran darah ke penis yang menjadikan ereksi. Hasil tersebut didapatkan setelah diujikan pada tikus dan uji klinis.

Hasil rangkuman dari The Independent, Minggu (03/03/2019), para peneliti mengoleskan gel ini pada alat kelamin tikus yang mengalami disfungsi ereksi. Hasilnya, pembengkakan pada penis tikus terjadi selama sekitar 60 menit. Tidak ada tanda-tanda ketidaknyamanan atau bahaya dari gel ini. Dalam laporan di Journal of Sexual Medicine, para penulis mengatakan senyawa PnPP-19 dalam racun laba-laba itu bisa menjadi alternatif yang menjanjikan untuk pengobatan disfungsi ereksi.

Dilansir dari Mirror, Minggu (03/03/2019), Hal sama juga terjadi para uji klinis, dimana seorang pria yang mengoleskan gel ini ke alat kelaminnya dan mencapai ereksi dalam waktu kurang dari setengah jam tanpa efek samping.

Karena keberhasilan itu, para ahli mengklaim gel bekerja dengan meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh laki-laki. Hal ini, pada gilirannya, memperlebar pembuluh darah dan memungkinkan lebih banyak darah dipompa ke penis.
Ditambahkan, para peneliti mengatakan, pengobatan ini bisa digunakan untuk meningkatkan libido wanita. “Kami percaya itu bisa mengisi celah yang sangat besar di pasar dan membantu jutaan orang di seluruh dunia,” ujar Profesor Maria Elena de Lima, pemimpin penelitian ini. ” Lepas dari rangsangan seksual, hasil ini menunjukkan bahwa gel racun laba-laba pisang mampu memicu ereksi,” katanya mantap. Di samping itu, hasil uji klinis menunjukkan tidak adanya efek samping dari gel tersebut. ” Bagi pasien disfungsi ereksi gel ini menjadi pilihan yang aman dan efektif, ” pungkasnya.

(sumber: kompas.com)