Mengajak Anak Pergi Ke Dokter Gigi Semudah Mengajak Pergi Ke Mall

drg. Titisari-Lumajang- sedang menyapa riang pasien kecilnya, Ara.

Mengajak anak pergi ke Dokter Gigi semudah mengajak ke mall. Pergi ke dokter gigi bukanlah suatu acara yang biasanya kita nantikan, tetapi itu adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan mulut. Apalagi saat membawa anak-anak ke dokter gigi, itu bisa menjadi pengalaman yang menakutkan. Bahkan kita sebagai orang dewasa kadang ragu atau khawatir harus berkunjung ke tempat praktek  dokter gigi, tetapi penting bagi anak-anak agar melihat tempat praktek dokter gigi sebagai tempat yang bermanfaat dan bahkan tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi. Jika anak kita khawatir pergi ke dokter gigi, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk membantu meredakan ketakutan mereka dan menjadikan pengalaman itu sesuatu yang menyenangkan.

Sebelum kita membuat janji untuk berkunjung ke dokter gigi anak kita, perlu dipastikan agar mereka mengerti mengapa penting untuk merawat gigi mereka dengan baik. Beri contoh mereka tentang menyikat gigi dan kumur yang benar sehingga membantu mendorong mereka untuk menyikat gigi secara teratur dan benar.

Anak-anak perlu mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan untuk mendapatkan pembersihan sehingga dokter gigi dapat memeriksa perkembangan mulut anak Anda. Dokter gigi juga akan memastikan anak kta tidak berurusan dengan masalah tersembunyi, seperti gigi berlubang yang tidak dapat kita lihat atau masalah dengan gigi mereka yang tidak tumbuh dengan baik. Semakin dini kita membawa anak kita ke dokter gigi untuk kunjungan rutin, semakin mudah untuk membantu mereka terbiasa dan menjadi bagian dari kehidupan normal mereka.

drg Titisari dengan telaten dan sabar menangani pasien kecilnya, membuat pasien kecilnya nyaman

Ada buku-buku yang tersedia untuk anak-anak tentang masalah pergi ke dokter gigi: perlu dipertimbangkan untuk meminjam beberapa buku dari perpustakaan setempat dan membacakannya untuk anak kita sehingga mereka merasa lebih nyaman dengan gagasan itu.

Kunjungan ke dokter gigi tidak harus menjadi sesuatu yang ditakuti anak kita. Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk membuat pengalaman itu jauh lebih menyenangkan bagi mereka dan juga kita sendiri. Pastikan kita fokus pada poin positif tentang kunjungan dokter gigi dan beritahu anak kita seberapa bersih dan segar mulut mereka ketika selesai diperiksa dokter gigi.

Juga hindari menggunakan kata-kata seram, seperti “sakit” sehingga kita tidak memberi mereka gambaran negatif tentang pengalaman itu. Buat permainan yang menyenangkan, di mana kita berpura-pura menjadi dokter gigi di rumah dan bermain dengan mereka sehingga mereka dapat secara mental mempersiapkan diri seperti apa rasanya duduk di kursi dan diperiksa dokter gigi.

Penguatan positif akan membantu menumbuhkan perasaan baik tentang dokter gigi dan membantu menghilangkan ketakutan mereka.

Pada hari kunjungan periksa gigi, biarkan anak kita membawa permainan, buku, atau mainan dari rumah. Hal-hal yang biasa mereka bawa dari rumah akan membantu mereka merasa terhibur sementara mereka menunggu untuk menemui dokter gigi dan itu akan membuat prosesnya lebih mudah. Pastikan kita berada di sisi mereka dan mendukung mereka sepanjang waktu, dan jangan mengurangi perasaan gugup mereka. Pegang tangan anak kita dan yakinkan mereka bahwa semuanya akan baik-baik saja dan bahwa kunjungan akan singkat dan berakhir dalam waktu singkat.

Pastikan kita memilih dokter gigi anak yang baik yang memiliki sentuhan lembut dan berspesialisasi dalam menangani anak-anak. Dokter gigi pediatrik yang baik akan memiliki tempat praktek yang cerah dan ceria dan biasanya membiarkan pasien mereka memilih mainan kecil di akhir kunjungan mereka. Dengan sedikit perencanaan, penguatan positif, dan pilihan yang baik untuk dokter gigi anak kita, kita dapat membantu menghilangkan ketakutan mereka dan menggantinya dengan perasaan senang. Mengajak anak pergi ke Dokter Gigi semudah mengajak ke mall.

Sumber:  www.adc-fl.com

Manfaat Buah Pepaya Hijau dan Mengkal Baik Untuk Memperlancar Produksi ASI

Manfaat buah pepaya hijau dan mengkal baik untuk memperlancar produksi ASI. ASI  merupakan sumber gizi utama bagi bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. Seorang ibu akan sangat gembira apabila produksi ASI eksklusifnya lancar. Banyak lho makanan yang bisa menjadikan ASI booster, salah satunya buah-buahan. 

Pepaya muda atau pepaya hijau ini adalah pepaya yang belum matang sempurna merupakan  salah satu buah terbaik yang mampu meningkatkan produksi ASI. Kelebihan papaya hijau ini adalah kandungan kaliumnya cukup tinggi yakni 50% lebih banyak dibanding  jeruk. Kandungan kalium ini sangat dibutuhkan ibu semasa menyusui.

Mengonsumsi pepaya hijau akan membantu produksi ASI sebab akan meningkatkan produksi hormon oksitosin, hormon yang bisa meningkatkan suasana hati. Suasana hati yang baik mampu membuat produksi ASI makin melimpah dan lancar.

Disamping itu, berbagai kandungan vitamin penting dalam buah pepaya hijau seperti vitamin A, B, C dan E. Pepaya hijau ini biasanya dikonsumsi sebagai lalapan dan ditambahi berbagai lauk yang lezat. Bisa juga pepaya muda ini  dijadikan sayur asam yang segar.

pepaya muda yang ditumis

Nah, ibu yang tengah mencari makanan untuk ASI booster terbaik bisa mencoba buah pepaya muda ini, ya. Selamat mencoba.

(sumber: fimela.com)