Alamat Lapak Pislen Lumajang

Alamat Lapak Pislen Lumajang

Jalan A Yani, depan gedung SMA Negeri 1 Lumajang

Kontak Order : WA  081081235074740

Macam-Macam Jajanan:

  1. Pislen
  2. Nanglen
  3. Naslen
  4. Tahu Walik
  5. Rujak Erok- erok
  6. Es lilin buah
  7. Bakso
foto : yani vieka@facebook.com
pislen/ foto : yani vieka@facebook.com
nanglen/ foto : yani vieka@facebook.com
tahu walek/ foto : yani vieka@facebook.com
rujak manis erok-erok/ foto : yani vieka@facebook.com
es lilin buah/ foto : yani vieka@facebook.com

Penulis : KSmartini Muchdor

Jalan Yungas Utara, Jalan Menjemput Maut

Jalan Yungas Utara, Jalan Menjemput Maut. Karena kondisi untuk berkendara yang buruk, jalan Yungas di Bolivia mendapat julukan “Jalan Kematian,” dan termasuk dalam beberapa daftar rute paling berbahaya di planet ini.

Jalan itu menghubungkan ibukota Bolivia dari La Paz dengan wilayah dataran rendah Yungas di hutan hujan Amazon. Untuk melakukannya, jalan harus melintasi perbukitan Cordillera Oriental yang menjulang perkasa. Mulai dari La Paz, ibu kota tertinggi di dunia dengan ketinggian 3.660 meter, jalan Yungas pertama-tama naik ke 4.650 meter di La Cumbre Pass, dan kemudian turun ke kota Coroico, di ketinggian hanya 1.200 meter. Penurunan yang sedikit dari 3.650 meter ini adalah salah satu jalan terpanjang terpanjang di dunia. Menurut beberapa berita diperkirakan dalam setahun antara 200 dan 300 orang meninggal karena kecelakaan di daerah itu.

Dibangun pada tahun 1930-an oleh tahanan Paraguay selama Perang Chaco, di tempat-tempat itu sisi tebing curam dipotong. Satu sisi jalan adalah batuan padat, sisi yang lain merupakan jurang sedalam 600 meter. Sebagian besar jalan hanya selebar 3,5 meter, dan beberapa bagian tidak diaspal, tanpa pagar pengaman di sisi jurang. Angin hangat dan lembab dari Amazon menghantam lereng timur Andes yang membawa hujan lebat dan kabut membasahi jalan yang sudah berbahaya di tengah derasnya air. Ada banyak tanah longsor dan bebatuan berjatuhan, dan air terjun kecil terkadang turun dari sisi tebing.

Keadaan menjadi lebih buruk, bila saling bertemu kelompok pengendara sepeda di sepanjang jalan ini, bersalipan. Karena internet mengubah jalan ini menjadi tenar untuk tujuan bagi penggemar olahraga ekstrem, terutama pengendara sepeda motor. Beberapa pemandu tur mengatur perjalanan semacam itu. Tak bisa dihindari, setidaknya 13 pembalap telah tewas dalam berbagai kecelakaan dalam 10 tahun terakhir.

Dengan terjadinya kondisi seperti itu beberapa kebijakan dilakukan demi pencegahan angka kecelakaan. Aturan khusus berlaku di jalan Yungas. Sementara pengemudi Bolivia mengemudi di sisi kanan, di sini kendaraan mengemudi di sebelah kiri. Seorang pengemudi di sebelah kiri memiliki pandangan yang lebih baik dari tepi jalan.

Pemerintah Bolivia berusaha meningkatkan keselamatan para pengguna jalan, tetapi konstruksi di medan yang ekstrem seperti itu mahal dan lambat. Bagian paling utara dari jalan asli telah digantikan oleh rute alternatif dengan jalan raya dua jalur yang modern dan jauh lebih aman.

(sumber : www.atlasobscura.com)

Jalan Karnali, Jalan Adu Nyali

Jalan Karnali, Jalan Adu Nyali. Keternaran Jalan Karnali, Nepal, hampir mengalahkan julukan Jalan Yungas Utara sebagai jalanan paling mematikan di dunia. Jalan Karnali menghubungkan Jumla dan Surkhet, jalanan sepanjang 250 km dan bagi beberapa pengemudi tidak punya pilihan selain melintasi jalan ini dan berharap yang terbaik.

Kendaraaan yang melintas jalan ini tidak hanya harus berhati-hati, sikap waspada diperlukan apabila lewat sini. Karena tebing yang curam sedalam puluhan meter dan ancaman longsor setiap saat terjadi.

Korban kecelakaan yang meninggal setiap tahun di jalan Karnali adalah sekitar 50 orang. Ini sebagian besar dikarenakan jalan yang tidak beraspal dan lubang dalam yang disambung dengan tanjakan yang curam.

(sumber: postfun.com)