Faraouk James, Model Cilik, Berambut Kribo Panjang Sensasional

Faraouk James, model cilik, berambut kribo panjang sensasional. Namanya Farouk James, bocah lelaki asal London Inggris, seorang selebgram yang terkenal karena rambutnya yang kribo dan panjang. Juga karena dia sudah tampil dalam wawancara BBC News saat Farouk James berumur tujuh tahun.

Dia mempunyai akun instagram yaitu faroukjames@instagram.com, namun ibunya yang mengelola akun instagramnya tersebut sejak 28 Januari 2014 dan sudah memposting 1.849 foto miliknya. Follower 265.

Karena keunikan rambutnya Farouk menjadi model di Fendi, Gucci, Dolce & Gabbana dan juga Balenciaga.

Bonnie, ibunya menyeritakan tentang anaknya, bahwa dalam kandungan Farouk sudah berambut tebal. Diketahuinya setelah Bonnie melakukan USG 4 Dimensi. Dokter kandungan yang memeriksa tidak bisa menebak jenis kelamin bayi yang dikandungannya. Dokter tersebut hanya mengatakan, kelak anaknya akan memiliki rambut yang lebat. Dan Bonnie rajin merawat rambut anaknya dengan berbagai

Banyak yang menanyakan pernahkah rambut Farouk dipotong? Ibunya menjawab, rambut Farouk pernah dipotong, dua kali. Yang pertama saat umurnya jelang umur 3 tahun dan yang kedua kalinya pada 6 Maret 2016. Meskipun rambut Farouk nampak tebal dan besar sesungguhnya tipis , tidak berat seperti dalam pandangan orang lain. Namun akan menjadi berat saat keramas atau berenang.

Banyak yang mempertanyakan apa ada keinginan Farouk bila besar nanti memangkas rambutnya. Begini jawabannya.

“Saya akan terus memanjangkan rambut sampai saya mati,” katanya dalam wawancara dengan BBC News. Faraouk James, model cilik, berambut kribo panjang sensasional.

Sumber: BBC News

Oleh     : KSmartini Muchdor

Penjahit Ini Tak Mengira Pelanggannya Orang Nomor Satu Di Indonesia

Rusman di tempat usahanya

Penjahit ini tak mengira pelanggannya orang nomor satu di Indonesia. Rusman, pemilik usaha Feng Sin Tailor berdiri sejak 1933. Dia meneruskan jejak orang tuanya pada tahun 70an. Puluhan tahun Rusman menjahit pelbagai pakaian, untuk beragam profesi.

Dimasa pemerintahan Presiden Soeharto, pengguna jasanya dari kalangan menteri, seperti  menjahit untuk Fuad Hassan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era 1985-1993. Juga Achmad Sujudi, Menteri Kesehatan pada 1999-2001. Letak ruang usahanya di Jalan Gunung Sahari V No. 11-A, Kemayoran, Jakarta Pusat.

papan nama usaha Rusman, penjahit langganan Presiden Jokowi

Seperti yang dituturkan pada TribunNews.com, Rusman tak pernah mengira, profesinya itu  mempertemukan dirinya dengan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo. “Saya tak pernah mengira akan menjahitkan orang nomor satu di Indonesia,” imbuh Rusman.

Dia sudah tujuh tahun menjahit pakaian orang nomor satu di Indonesia itu dan sudah dipercaya Jokowi sejak masih menjabat Gubernur DKI Jakarta. Ditambah lagi, Rusman juga menjahit pakaian anak Jokowi, Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution (menantu Jokowi)

Rusman (65) dipanggil untuk datang ke Istana Bogorbeberapa waktu lalu. Dia diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjahitkan batik, kemeja putih, dan celana bahan hitam. 

Pihak istana, kata Rusman, setiap bulan memintanya untuk menjahitkan empat batik, empat kemeja putih, dan dua celana bahan. Di samping itu, semenjak masa kampanye pemilihan presiden 2019, Jokowi meminta ukurannya tidak lagi begi atau longgar. Akan tetapi, meminta agar dibuat lebih slim atau pas di badan. Termasuk pada bulan ini, bertepatan dengan pelantikan 20 Oktober mendatang.

“Permintaan khususnya ya dibuat agak slim. Waktu itu siang di Istana Bogor. Sejak saat itu Pak Jokowi meminta agar ukuran dibuat agak slim. Kalau dulu begi, sekarang seluruhnya agak slim. Kalau dulu Pak Jokowi masih begi, kesempitan tidak enak, mungkin dulu nyaman gitu,” kata Rusman. Penjahit ini tak mengira pelanggannya orang nomor satu di Indonesia.

sumber: www.tribunnews.com

sumber gambar : tangkapan layar akun youtube.com/net tv

Peragaan Busana Perempuan Fall-Winter 2019/2020

Peragaan busana perempuan Fall-Winter 2019/2020. Para model memperagakan busana karya perancang Iris van Herpen dalam peragaan busana perempuan, Women’s Fall-Winter 2019/2020 Haute Couture di Paris, Perancis.

Para model memperagakan busana karya dari perancang Daniel Roseberry merupakan bagian peragaan busana Haute Couture Fall/Winter 2019/20 untuk rumah mode Schiaparelli di Paris, Perancis.

(sumber: VOA.com)

Cerita Dibalik Desain Gaun Naomi Scott yang Dikenakan di Film Aladdin Live Action

Cerita dibalik desain gaun Naomi Scott yang dikenakan di film Aladdin live action. Gaun yang dikenakan Naomi Scott yang berperan sebagai Putri Jasmine di film Aladdin kaya akan inspirasi dari budaya Arab India Asia, juga tema design dalam setiap adegan yang dilakoninya. Ada pun designer gaun yang ditampilkan di film tersebut adalah Michael Wilkinson.

Film ini menampilkan sekitar 10 pakaian baru untuk Jasmine, yang semuanya berdasar dari jalan cerita.

Scott dan Wilkinson selalu membicarakan dengan rinci soal busana yang akan dikenakan saat adegan yang diperankan, apakah saat itu dia di pasar menyamar sebagai rakyat kebanyakan, atau adegan kala menemui pangeran yang meminangnya.

Untuk adegan di mana Jasmine merasakan beban tugas dan rasa tanggung jawabnya, gaunnya cenderung lebih rinci, korset yang ketat. Sementara itu pada adegan di pasar di mana ia merasakan lebih banyak kebebasan, pakaiannya menjadi lebih longgar dan lebih bebas mengalir.

“Ketika merancang kostum untuk film aksi langsung yang didasarkan pada animasi, ada peluang untuk mengeksplor lebih mendalam dan detail dalam memahami karakter dan psikologi tokoh cerita tersebut. Jadi itu luar biasa untuk mengeksplorasi siapa sebenarnya Jasmine dan dapat diekspresikan melalui banyak kostumnya dalam film,” kata Wilkinson.

Perancang kostum mengambil pengaruh dari berbagai referensi untuk menciptakan kreasi Jasmine yang akurat secara budaya dan otentik, sering kali ada kekaguman dan penghargaan kepada warisan budaya India yang mengilhami salah satu gaun yang dikenakan Scott. Dia mengatakan, dia terinspirasi dari kisah Aladdin yang diambil dari kumpulan cerita asli “Seribu Satu Malam”, serta berpegang pada gagasan bahwa Ritchie’s Agrabah adalah kota pelabuhan yang terletak di persimpangan Timur-Barat Arab, sehingga menjadi wadah peleburan budaya Arab, India, dan Asia.

Berikut detail masing-masing gaun.

1. Trendi Dalam Warna Tosca

Foto: EW.com

Atasan top-crop warna tosca dan celana harem Jasmine ikonik kostum putri Disney, dan Wilkinson dan Scott mesti paham mereka harus memadukan dengan imbang. Wilkinson mengatur penampilan dengan korset berwarna serupa kulit dan celana panjang yang dirajut dengan kristal dan bulu merak berwarna emas.

“Kami berbicara banyak tentang ikonografi dan citra yang akan relevan dengan karakter, dan kami sangat menyukai ide motif merak ini,” kata Wilkinson. “Kami berbicara tentang Jasmine sebagai orang terjebak dalam sangkar emas – ia harus menjalani hidup dengan aturan hukum yang ada, tetapi ia berjuang untuk melakukan hal-hal dengan caranya sendiri dan menemukan kekuatannya sendiri… ia benar-benar ingin mendukung dan berjuang untuk negaranya dan memiliki rasa kebebasan. “

2. Dalam Penyamaran

Foto: EW.com

Tak sabar untuk melarikan diri dari batas-batas istana lalu mengembara ke pasar Agrabah, Jasmine mengenakan pakaian yang ringan, meniru model gaun salwar kameez India, tunik atas celana lancip  yang dipakai pelayan perempuan bernama Dalia. “Agar sama dengan pakaian yang dikenakan orang-orang di pasar yang bernuansa berwarna-warni dan cerah. Dalam pikiran kami, kita akan bersenang-senang dengan ini,” kata Wilkinson.

Di sepanjang jalan Agrabah itulah Jasmine bertemu dengan pencopet yang menawan, Aladdin dan mereka dikejar melalui lorong-lorong oleh para penjaga istana yang tidak mengenali sang putri. “Yang sangat penting adalah saya bisa bergerak leluasa dan ringan karena jelas dalam pelarian,” kata Scott. “Ada keseimbangan perasaan bahwa ini berasal dari keluarga kerajaan, tetapi bisa menikmati lingkungannya layaknya rakyat biasa.”

Desain Wilkinson sebelumnya membuat pakaiannya tetap dalam warna netral, tetapi bagi Scott, ditambahkan adalah warna krem, hijau terang dan merah yang kemudian benar-benar membuat pakaian itu seperti sekarang ini. “Itu nampak ringan dan saya pikir itu benar-benar indah saat dikenakan untuk adegan tertentu,” kata Scott. “Terkadang kostum yang lebih sederhana adalah yang paling kamu sukai.”

3. Menemui Sang Putri

Foto: EW.com

Ketika pelamar berduyun-duyun datang ke istana untuk meminang Jasmine menikah. Jasmine mengenakan gaun magenta mencolok dengan deretan renda beraksen tosca dan disulam dengan koin emas dan kristal. “Kami ingin menunjukkan formalitas dan struktur dari seluruh aturan kerajaan digambarkan dalam gaun itu sendiri. Jadi itu merupakan korset yang sangat ketat namun sangat dekoratif,” jelas Wilkinson. Tapi Jasmine bukan putri biasa, bahkan dalam jubah resmi kerajaan, dia masih memiliki caranya sendiri dalam melakukan sesuatu, gaun itu menyembunyikan sepasang celana turquise di bawah rok. “Saya selalu bersikeras bahwa semakin banyak celana panjang, semakin baik bagi saya, itu adalah ciri khas Jasmine,” kata Scott.

Scott lalu menambahkan, “Sepertinya ini sebuah keputusan yang  tepat untuk memiliki korset itu, itu benar-benar bisa menegakkan pinggang dan ini adalah pertama kalinya kita melihat dia berlarian di lumpur dengan Aladdin menjadikan benar-benar wow … Memang pakaian itu sangat tidak nyaman tetapi sangat mengesankan dan sepadan. “

4. Di bawah Sinar Bulan

Foto: EW.com

Saat Jasmine menunggu pertemuannya dengan Pangeran Ali (Aladdin dalam penyamaran) di halaman istana, ia mengenakan gaun magenta dan karang yang hidup. “Ali telah berjanji untuk bertemu dengannya secara diam-diam dan akhirnya tidak muncul, jadi dia berdiri,” kata Wilkinson. “Aku tahu aku harus menciptakan sesuatu yang sangat istimewa untuk saat ini.”

Gaun itu lebih bebas mengalir dari pakaian Jasmine lainnya yang lebih terstruktur, anggun, dan menjalin pengaruh India ke dalam sulaman. Ada nuansa Arab dalam kerudung dan perhiasan, serta kain yang dipasok oleh Wilkinson dari Maroko, Turki, India, Yordania, dan Iran.

 “Apa yang ingin saya lakukan dengan kostumnya juga adalah untuk menunjukkan kekuatan karakternya dan menggabungkan warna dengan cara yang menarik, sangat tidak biasa – pilihan koral (abu-abu) dan magenta cukup menarik dan tidak biasa dan memberinya kesan pribadi dan ciri khas serta gaya, ” kata Wilkinson.

Scott menambahkan, “Apa yang saya sukai dari pakaian itu adalah padu-padan warna yang mengalir di dalamnya, oranye dan merah muda, sangat memukau, begitu indah. Ada satu foto yang diambil, dan sepertinya itu dari film Bollywood. ”

5. Kerajaan Arab

Foto: EW.com

Dengan bantuan Genie, Aladdin telah memesona semua orang saat menuju ke istana yang menyamar sebagai Pangeran Ali yang misterius, mencari cara untuk meminang Putri Jasmine untuk menikah. Saat bertemu dengannya, Jasmine mengenakan gaun bersulam oranye dengan lengan mengembang dan aksen hijau – pasangan warna yang tidak biasa tetapi seperti yang dijelaskan Wilkinson, sering terlihat dalam budaya Arab dan India Selatan. “Warna dan bahan serta detailnya membawanya ke dunia yang berbeda,” kata Scott. “Di situlah Anda mendapatkan hal-hal yang berbenturan menjadi bersatu dan menciptakan sesuatu yang baru, jadi itulah yang saya sukai dari pakaian ini.”

Penggunaan hijau juga cukup menggoda visual, tambah Wilkinson. “Kami memiliki sedikit masukan soal tosca di semua kostumnya sampai akhirnya pakaian tosca terungkap.”

Wilkinson mengerti pada adegan Jasmine diadili itu akan menjadi salah satu kostum yang lebih formal dan mewah, jadi dia membuat sesuatu yang sesuai dengan permintaan (tema). “Tujuan saya, gaun itu memang sangat membatasi dalam gerakannya sehingga korset dibuat ketat dan membuat Jasmine tidak bebas,” katanya.

“Film ini adalah perayaan keindahan budaya Arab,” tambah Wilkinson

(sumber: EW.com)

Gara-Gara Cucunya Mendadani Bak Model, Pria umur 84 tahun Populer di Instagram

Gara-gara cucunya mendadani bak model, pria umur 84 tahun populer di Instagram. Tetsuya, kakek berusia 84 tahun, adalah seorang pensiunan guru, mendadak popular di media sosial instagram gara-gara cucu lelakinya, Naoya Kugo, mendadani dengan gaya modis ala model majalah pria.

Awalnya, saat liburan cucunya datang ke rumahnya di Akita Prefektur. Naoya bertanya kepada kakeknya apakah dia mau menjadi model busana dari desainer baru. Kakek Tetsuya mengiyakan tawaran cucunya.

Bagi Naoya ini sebuah kejutan karena kakeknya memenuhi tawarannya. Anggapan Naoya selama ini Kakek Tetsuya adalah orang tidak tertarik sama sekali mode pakaian . Tak disangka pula Kakek Tetsuya memberi saran tempat-tempat untuk pemotretan dekat lingkungan rumahnya, seperti ladang dan pantai, juga lokasinya adalah sekolah dimana dulunya Kakek Tetsuya sebagai kepala di sekolah tersebut.

Keduanya kompak dalam sesi-sesi pemotretan tersebut. Kian seru saat keluarga yang lain juga turut memberi saran pada kakek Tetsuya.

Ini merupakan liburan yang paling menyenangkan bagi Naoya.

Ketika melihat hasil foto pemotretan Kakek Tetsuya, Naoya terkesan sekali lalu diunggahnya di akun tweeternya. Mendadak foto-foto yang diunggah diakunnya itu menjadi viral. Karena mendapat respon positif yang luar biasa Naoya Kugo membuatkan akun instagram untuk Kakek Tetsuya. Dalam waktu satu bulan saja akun Instagram  milik Kakek Tetsuya yakni @SLVR.TETSUYA sudah mendapatkan lebih dari 99.000 pengikut. Pernah dalam satu hari  mendapat 10.000 pengikut. Dan itu merupakan pencapaian pengikut yang luar biasa. Naoya Kudo mengakui bahwa kakeknya sekarang telah menjadi sangat populer daripada yang dia bayangkan.

Naoya Kudo menjalankan Instagram Kakek Tetsuya dan dia masih memiliki banyak konten Kakek Tetsuya untuk dibagikan, sehingga ini merupakan proyek yang akan berlanjut yang layak untuk masa depan.

Bagi Anda, kaum pria, apabila tak bisa memadu-padankan busana coba intip akun instagram Kakek Tetsuya, barangkali gaya busana Kakek Tetsuya ada yang bisa menginspirasi buat penampilan Anda.

(sumber: suara.com/gambar: akun instagram @SLVR.Tetsuya)

Nama-Nama Sarung dari Berbagai Belahan Dunia

Di Indonesia disebut sarung

Nama-mama sarung dari berbagai belahan dunia.Masyarakat Indonesia ketika ditanya soal sarung maka spontan jawab, tidak pakai lama apa itu sarung. Karena sarung merupakan busana yang fleksibel dan paling populer yang dipakai setiap hari untuk sholat bagi kaum pria, atau busana paling afdol dikenakan bila ada hajatan. Namun sarung bisa juga buat selimut atau jaket (penutup badan bagian atas) seperti masyarakat di pegunungan untuk menangkis dingin.

Umumnya sarung merupakan busana berupa kain bentuk persegi empat, dengan ukuran standart sehingga dapat penutupi sebagian besar anggota tubuh, dengan pemakaian yang simpel cukup dilipat dan dililit simpel. Model sarung ini akan terlihat sama di semua wilayah saat dikenakan, yang membedakannya hanya design motifnya saja.

Perbedaan motif inilah yang kadang membedakannya secara khas antara satu daerah dengan daerah di Indonesia, juga di berbagai negara di dunia.

Pernahkah terlintas di pikiran kita dari mana asal sarung ini? Apa sarung ini asli dari Indonesia atau tidak. Di Indonesia, sarung telah lama dikenal bahkan sudah menjadi bagian dari budaya di beberapa daerah, dari Indonesia Timur sampai Indonesia Barat. Akan tetapi, sebenarnya sarung bukanlah kain yang berasal dari Indonesia.

Adapun nama-nama sarung dari berbagai belahan dunia tidaklah sama tapi bentuknya tak jauh beda sarung  dari suatu negara dengan negera lainnya. Kata sarung berasal dari bahasa Melayu, yang berarti penutup. Menurut sejarahnya, sarung yang dikenal di Indonesia atau di kawasan Asia Tenggara berasal dari Yaman dan Hadramaut.

Futah, izaar, wizar, ma’waz

Di tanah Arab, sarung dikenal dengan berbagai nama lokal seperti izaar, fūṭah, wizār dan ma’waz. Di Hadhramaut sarung disebut ṣārūn  dan dinamai ṣārūm di wilayah pesisir.

Di Oman, sarung disebut wizār, yang umumnya berwarna putih. Adapun di Arab Saudi, sarung dikenal sebagai izaar. Desainnya bisa berupa kotak-kotak atau bergaris-garis dan juga bunga.

Karena yang membawa bangsa Arab sehingga sarung ini lebih dicirikhaskan dengan pakaian kaum muslimin, khususnya di Indonesia. Meskipun sarung menjadi ciri khas busana kaum muslimin, di tempat asalnya sarung sudah dikenal sebelum masa turunnya Islam. Sarung ini kemudian dibawa oleh para pelaut Arab dari zaman dahulu dan menyebar ke berbagai belahan dunia. Mulai dari Afrika hingga negara-negara di kepulauan pasifik.

macawis, jenis sarung di Somalia

Tambahan lagi, di negara-negara kepulauan Pasifik, seperti di Fiji sarung dikenal dengan sulu. Di Hawaii dengan sebutan ‘kikepa’,  lalu di Papua New Guinea dinamai lap-lap, yang dipakai oleh laki-laki dan perempuan. Sedangkan di Rotuma sarung dikenal dengan ‘hạ fạli’. Begitu pun di Samoa diberi nama lavalava (atau juga lava-lava). Lantas di Cook Islands dan Tahiti, sebutan untuk sarung adalah pāreu; lanjut di Tonga sarung dinamai tupenu.

Di Fuji, sulu nama lain sarung, merupakan pakaian yang dikenakan pada acara resmi
Kikepa, pakaian tradional masyarakat Hawaii

Kemudian di Sri Lanka sarong sangat umum dan hanya dipakai oleh pria, ada jenis sarung yang sama yang dikenakan oleh kaum wanita adalah ‘redda’. Sarong adalah pakaian umum bagi kebanyakan pria di pedesaan dan bahkan beberapa komunitas perkotaan. Namun uniknya, jumlah orang yang memakai sarung sebagai pakaian keseharian mereka mengalami penurunan di Sri Lanka. Dikarenakan alasan sarong membawa imej sebagai pakaian untuk kelas sosial bawah.

Sarong di Sri Lanka umumnya dikenakan pria dan wanita
Lungi, sebagian besar dikenakan masyarakat di kawasan Asia Selatan

Apa pun nama-nama sarung dari berbagai belahan dunia sarung merupakan bagian dari keseharian kita.

(sumber: ganaislamika.com)