Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, 17 Agustus 2017, di Istana Merdeka adalah momentum pertama Presiden Jokowi mengenakan baju adat. Pada tahun 2015 dan 2016 dalam acara yang sama Presiden Jokowi masih mengenakan pakaian formal berupa jas dalam pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Baju adat Tanah Bambu, Batulicin dari Kalimantan Selatan menjadi pilihannya untuk kenakan dalam acara itu. Sementara Ibu negara, Iriana Jokowi mengenakan pakaian adat Minang dari Sumatera Barat.

Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Baju adat yang dikenakan Presiden Jokowi menyerupai jas berwarna hitam, ditambah kain songket dan tutup kepala.

Begitu juga sebelumnya, pada saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang tahunan MPR tahun 2017, Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat Bugis yang lengkap dengan songkok Bugis berwarna emas dan sarung songket bernuansa oranye dan merah marun.

Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

HUT Kemerdekaan RI 2018

Pada tahun ini dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73 kali ini Presiden Jokowi mengunakan busana adat Aceh, Linto Baro. Baju adat tersebut terdiri dari penutup kepala yang disebut kupiah meukeutop, terbuat dari kain tetron berwarna merah, hijau, kuning, dan hitam. Sementara, atasannya disebut bajee. Presiden Jokowi memilih warna hitam berlengan panjang dilengkapi dengan hiasan sulaman kasab di ujung lengan. Bagian bahu kanan diletakkan bohru bungkon, hiasan berupa bungkusan dengan ujung terdapat bohru.

Sementara itu Ibu Negara Iriana Joko Widodo memakai busana adat Minangkabau, Sumatera Barat.

Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Namun pada sidang dalam sidang tahunan MPR tahun 2018 mengenakan pakaian formal berupa jas

Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

HUT Kemerdekaan RI 2019

Kali ini Presiden Joko Widodo yang mengenakan pakaian adat suku Sasak dari Provinsi Nusa Tenggara Barat guna menyampaikan Pidato Kenegaraan tahun 2019 dalam Gedung Nusantara MPR/DPR.

Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Sedangkan pada saat upacara HUT Kemerdekaan RI ke-74, 17 Agustus 2019, Presiden Jokowi mengenakan baju adat Klungkung. Baju adat tersebut bermotif hitam dipadu dengan kain batik sebagai bawahan dan tutup kepala. Presiden Jokowi tidak mempunyai alasan khusus mengenakan baju adat Bali ini. Ia mengutarakan hanya ingin mengenakan pakaian adat yang berbeda dari tiap daerah.

Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Baca juga : Penjual Kerak Telur Lumajang Ini Bisa Dijadikan Contoh Bagaimana Berjualan Dengan Disiplin Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

HUT Kemerdekaan RI 2020

Saat di Gedung Nusantara pada 14 Agustus 2020 guna menyampaikan pidato kenegaraan,  Presiden Jokowi hadir dengan mengenakan busana adat khas Sabu, Nusa Tenggara Timur.

Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya dalam upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat dari beberapa daerah. Kali ini dipilih pakaian adat berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan kain tenun Berantai Kaif Nunkolo.

Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Tujuan dengan mengenakan pakaian adat ini, Presiden Jokowi hendak memperkenalkan kekayaan budaya berupa busana adat dari bangsa Indonesia pada dunia serta mengajak masyarakat agar mencintai produk-produk Indonesia yang dikenal kaya akan tenun, seni kriya serta kebudayaan Nusantara. Pesona Pakaian Adat di Indonesia Saat Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

oleh : KSmartini Muchdor

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi. Adalah sebuah tradisi tahunan dimana orang tua menjual anak gadisnya berumur 13 – 20 tahun di sebuah pasar yang dinamai pasar pengantin. Pasar pengantin adalah sebuah tradisi kuno dari komunitas Kalaidzhi yang satu-satunya masih bertahan hingga saat ini.

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Komunitas Kalaidzhi berkisar 18.000 orang, sebuah klan Roma di Bulgaria. Setiap musim semi para orang tua berduyun-duyun ke pasar pengantin di Stara Zagora menjajakan anak perawannya di depan calon pelamar. 

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Mereka, para gadis, dijual secara terbuka seperti buah apel dijual di pasar. Mereka harus perawan saat mereka menikah pertama kali. Itu sangat penting karena gadis masih perawan lebih mahal. Seandainya gadis yang dijual sudah tak perawan lagi mereka akan memberi cap sebagai perempuan gampangan, suatu hal yang memalukan.

Baca juga : Buwuh Pesta Pernikahan

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Ada beberapa aturan ketat yang menjadi tradisi mereka tentang hubungan perempuan Kalaidzhi dengan lelakinya. Namun zaman telah berubah. Teknologi internet lewat media sosial yang membuka celah aturan kuno ketat tersebut. 

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Meskipun tradisi kuno namun para gadis tersebut membeli barang-barang mahal yang dibeli lewat online untuk persiapan pasar pengantin untuk menarik pria-pria yang berkunjung di pasar tersebut.

Baca juga : Tradisi Unik Omed-Omedan di Sesetan Bali, Sering Disebut Festival Ciuman

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Semakin mahal harga para gadis perawan itu bila dandanannya menarik dan anggun. Apalagi ada emas nyampir di tubuhnya.

Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi
Mencari Jodoh di Pasar Pengantin Komunitas Kalaidzhi

Setelah ditelusur oleh kanal Vice di Youtube, pasar pengantin wanita tak lebih dari acara kencan kilat besar-besaran daripada pasar pengantin paksa yang telah heboh ditulis di media. Pelamarnya tidak bisa melakukan transaksi di pasar tersebut. Laki-laki hanya bisa bertemu dan merayu anak perempuan di situ. Agar mereka saling berkenalan dan menyukai satu sama lain. Pria yang menyukai gadis di pasar tersebut harus datang ke orang tua gadis dan saat itulah orang tua gadis menyebut sebuah nilai untuk anak gadisnya. Mencari Jodoh di Pasar Pengantin komunitas Kalaidzhi.

Sumber                        : Vice Indonesia@youtube.com

Sumber gambar      : tangkapan layar

Oleh                             : KSmartini Muchdor