Jual Wastafel Portable Gaya Industrial Dari Drum di Lumajang, Hub. 0852-3310-8104

Wastafel Portable Gaya Industrial Dari Drum di Lumajang, Hub 0852-3310-8104. Bagi yang menginginkan sebuah wastafel portable (bisa dipindah-pindah) uniq dan kekinian bisa Anda dapatkan dengan mudah. Harganya pun ‘best price’, harga yang sebanding dengan yang Anda dapatkan. Bahan, aksesoris (wastafel, kran) pilihan dan hasil pekerjaan yang halus.

Jual Wastafel Portable Gaya Industrial Dari Drum di Lumajang, Hub. 0852-3310-8104

Karena wastafel ini bisa dipindah-pindah Anda bisa bebas menempatkan dimana Anda suka. Dipadu-padankan dengan perabot di rumah Anda yang lain masih nampak serasi dan mencuri perhatian.

Jual Wastafel Portable Gaya Industrial Dari Drum di Lumajang, Hub. 0852-3310-8104
Jual Wastafel Portable Gaya Industrial Dari Drum di Lumajang, Hub. 0852-3310-8104
Jual Wastafel Portable Gaya Industrial Dari Drum di Lumajang, Hub. 0852-3310-8104

Mardi Karya Motor, sebuah lapak bengkel motor, yang berkreasi juga membuat wastafel portable gaya industrial dari drum. Anda bisa berkunjung ke lapaknya yang letaknya di Jalan Jend. Panjaitan, Lumajang, depan persis Kantor Primkoppol. Bisa Anda hubungi No. WA. 0852-3310-8104

Baca juga : Kaos Seni Gedang Agung Karya Kreatif Putra Lumajang, Angkat Tema Lokal Dengan Menawan

Beberapa model berikut yang bisa jadi referensi keinginan Anda untuk memiliki semisal meja atau lemari cemilan atau sirup yang berbahan dari drum buatan Mardi Karya.

Jual Wastafel Portable Gaya Industrial Dari Drum di Lumajang, Hub. 0852-3310-8104
Jual Wastafel Portable Gaya Industrial Dari Drum di Lumajang, Hub. 0852-3310-8104
Jual Wastafel Portable Gaya Industrial Dari Drum di Lumajang, Hub. 0852-3310-8104
Jual Wastafel Portable Gaya Industrial Dari Drum di Lumajang, Hub. 0852-3310-8104

Datangi segera lapak Mardi Karya Motor, mumpung belum antre pesanan. Jual Wastafel Portable Gaya Industrial Dari Drum di Lumajang, Hub 0852-3310-8104.

Sumber: www.pinterest.com

Penulis : KSmartini Muchdor

Cross-stitch Street Karya Seni Aheneah

Aheneah tak lain adalah Ana Martins, kelahiran Portugis, lahir 1996, seorang seniman dan desainer dari Lisbon, Portugis. Cross-stitch Street Karya Seni Aheneah, merupakan karya seni luar biasa.

Aheneah menemukan dunia tekstil saat mengambil sarjana Desain Grafis (Esad.CR, 2014-2017) – mengeksplorasi kombinasi proses digital dan analog untuk menciptakan karya-karyanya yang unik, termasuk seni cross-stitch (baca: kristik atau strimin versi Indonesia)  jalanan. Dengan latar belakang desain grafis dan pengaruh dari ajaran sulaman neneknya, wanita berusia 24 tahun ini bertujuan untuk ‘mendekonstruksi, mendekontekstualisasikan, dan mengubah teknik tradisional menjadi grafis modern, menghubungkan budaya dan lintas generasi.’

Benang wol mendominasi  pada semua karya seni aheneah .Teknik sulaman aheneah mulai dari bentuk silang sederhana, dalam bentuk X, mencakup elemen paku beton juga sekrup, yang berfungsi sebagai tautan benang wol dari titik satu ke titik lainnya. Kadang menggunakan kawat pagar kotak-kotak persegi empat sebagai media tautan. Begitu juga dengan kain strimin sebagai media digabung dengan benang wol. Cross-stitch Street Karya Seni Aheneah.

Lebih lengkap tonton video berikut..

Sumber: www.aheneah.com

Karya Seni Mural Lumajang Tersembunyi Dalam Gang

Karya seni mural Lumajang. Bakat yang tersembunyi benar-benar tersembunyi dalam sebuah gang. Bakat itu terlukis pada sebuah dinding tembok. Sebuah karya seni mural.

Ketidaksengajaan melihat karya seni mural Lumajang itu (15/8/2019) saat  saya tengah mencari bahan untuk interior yang mengharuskan saya menelusuri gang yang padat penduduk namun masih berkesan bersih.

Ujung gang RT 004 RW 011 tempat karya seni mural itu terlukis
Pernak-pernik unik khas 17 Agustus-an di gang RT 004 RT 011, Kelurahan Tpmpokersan

Gambar mural yang terlukis itu dengan tujuan untuk meramaikan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, yang tergambar jelas dari tema lukisan yang disajikan. Tema gambar tokoh Proklamator Indonesia, Soekarno-Hatta.

Paduan warna yang memukau dan garis-garis yang kuat menjadikan siapa pun akan melongo sejenak. Terhipnotis. Ketika sadar pastilah spontan kemudian mengeluarkan smartphone dan tentu saja akan memotretnya. Atau swafoto (selfie) depan gambar tersebut. Ya seperti yang saya lakukan. Mengabadikan diri depan karya seni mural Lumajang yang dahsyat itu. Sayang kan untuk dilewatkan begitu saja.

Saya terpesona karya mural itu karena beda dengan mural yang pernah saya lihat di sekitar Lumajang.

Karya seni mural itu buah karya dari Vito Singgih Pradipta yang beralamat di Jalan Piere Tendean RT 004, RW 011, Kelurahan Tompokersan, Lumajang, Jawa Timur. Anda bisa masuk  ujung gang itu melalui jalan yang terkenal dengan sebutan jalan papringan (deretan lapak penjual bambu). Dan informasi ini saya peroleh dari ibunda dari Vito Singgih Paradipta, karena saat itu saya tidak bertemu langsung dengan pelukis mural tersebut. Vito sedang ada pekerjaan mural di suatu tempat di Lumajang.

Vito Singgih Paradipta sendiri baru satu tahun lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan Lumajang, tutur ibunda Vito. Saya cek kemudian di medsos facebook, ada namanya.

Bila ada yang membutuhkan jasa muralnya untuk hias bagian rumah Anda atau ruang usaha Anda bisa hubungi Vito dengan WA nomor : 082140733794. Karya Seni Mural Lumajang.

Penulis: KSmartini Muchdor

Sandal Tradisional Jepang Bentuk Kucing yang Menggemaskan

Sandal  tradisional Jepang bentuk kucing yang menggemaskan. Merupakan kenyataan bahwa setiap kali Jepang membuat suatu produk untuk dipasarkan selalu menampilkan produk yang unik dan bermutu.

Nyara Geta, perusahaan Jepang telah memperkenalkan beberapa sandal berbentuk unik ke pasaran, yaitu berbentuk kucing ini adalah sentuhan modern untuk alas kaki tradisional Jepang yang disebut Geta yang terlihat seperti campuran bakiak dan sandal jepit. Nyara Geta bisa berarti alas kaki tradisional berbentuk kucing.

Tidak seperti sandal tradisional Jepang umumnya yang terbuat dari kayu, Nyara Geta terbuat dari bahan lembut yang disebut EVA, sandal ini pasti akan lebih nyaman di kaki Anda selama hari-hari musim panas yang hangat. Di pasaran sandal Nyara Geta kisaran harganya 3.780 yen yaitu sekitar $ 35

Berikut ini beberapa model sandal Nyara Geta yang bisa dipasangkan dengan kimono musim panas.

(sumber: Boredpanda.com)

Usia 90 tahun Bagi Nenek Agnes Kašpárková Hanyalah Angka, Melukis Itu Soal Kesenangan

Usia 90 tahun bagi Nenek Agnes Kašpárková  hanyalah angka, melukis ttu soal kesenangan. Beryukurlah dan bangga bila Anda masih mempunyai nenek yang usiannya melampaui delapan puluh tahun namun masih sehat dan aktif bahkan nenek Anda termasuk yang produktif. Itu bener-benar luar biasa. Patut Anda syukuri dan jangan lupa selalu doakan nenek Anda senantiasa sehat.

Seperti pada Nenek Agnes Kašpárková berusia 90 tahun seorang warga Louka, Republik Ceko, mantan buruh pertanian, menjadikan kampung halamannya memesona, dengan memanfaatkan waktunya di sepanjang musim semi dan musim panas untuk melukis dinding rumah, tak terkecuali  kusen jendela dan pintu dengan desain megah

Duh, usia 90 tahun masih berani naik-naik perancah, ya. Hebat.

Nenek Agnes Kašpárková terispirasi apa yang telah dikerjakan kaumnya dari daerah lain. Namun dia mempunyai gaya yang khas meski ada pengaruh karya seni tradisional Moravia (selatan Ceko). Ciri khas karya Nenek Agnes yaitu menggunakan cat biru cerah dan kuas kecil dan ia menciptakan pola bunga rumit. Meskipun apa yang dilakukan menjadi viral dia cuma berkata, bahwa dirinya seorang seniman. Katanya pada massmedia Ceko. Dan Nenek Agnes hanya menikmatinya dan ingin membantu. Usia hanya sebuah angka, soal kreativas adalah masalah lain.

Nenek Agnes begitu menikmati kesenangannya: melukis.

(sumber: Bored Panda.com)

Apik, Rek! Taman Kreatif Surabaya yang Lengkap Dengan Jogging Track Melayang

masterplann taman kreatif Surabaya

Apik, Rek! Taman Kreatif Surabaya yang lengkap dengan jogging track melayang. Sebanyak 70 taman yang bertebar di Surabaya diresmikan oleh Pemkot Surabaya di Hari Jadi Kota Surabaya ke-726 (31/5/2019) kemarin. Dengan rincian: 4 buah taman baru di Surabaya Pusat, 10 buah di Surabaya Utara, 16 buah di Surabaya Selatan, 26 di Surabaya Timur dan 14 buah di Surabaya Barat. 

Ternyata 70 taman ini bukan yang terakhir karena masih disiapkan beberapa taman unggulan lainnya oleh Pemkot Surabaya.

Tiap taman memiliki keistimewaannya sendiri, seperti Taman Eks Incinerator sendiri rencananya akan memiliki jogging track melayang. Grand design taman yang seluas 2,8 hektar dan ditambah luasan lahan yang telah dibangun tahun ini mencapai 1,2 hektar yang merupakan sumbangan dari United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC).

Konsepnya taman kreatif itu ada area jogging track dinamis, ruang khusus pameran hasil karya warga Surabaya serta lengkap amfiteater terbuka.

Taman kreatif ini dibangun di lahan bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang telah ditutup 11 tahun lalu. Jogging tracknya ada yang landai, ada pula yang menanjak. Sedangkan bentuk jogging tracknya dibuat beda-beda yang ditandai penggunaan material yang berpola bunga.  Uniknya jogging track tersebut dibuat melayang lalu meliuk serta ditopang oleh tiang-tiang sebagai penopang kekuatan. Ada pun di sepanjang jogging track pengunjung akan melalui tiga kanopi besar yang berhias tanaman rambat.

Pelaksanaan pembangunan jogging track sudah berjalan, dan saat ini adalah tahap pemasangan tiang pancang. Target taman kreatif ini selesai yakni September.

Menurut Tri Rismaharini Pembangunan Taman Eks Incinerator adalah upaya Pemkot Surabaya guna pemerataan pembangunan

Pembangunan Taman Eks Incinerator disebut Wali Kota Surabaya sebagai upaya Pemkot Surabaya dalam pemerataan pembangunan. Taman ini bakal menjadi taman yang lebih bagus dari berbagai taman yang ada di luar negeri. Dengan alasan, taman kreatif ini penuh bunga jika dibanding taman negara lain yang hanya ada pohon sama rumput, kalau di taman kreatif penuh bunga.

Pelaksanaan pembangunan Taman kreatif  memakai dana (APBD) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Surabaya, ditambah dana Corporate Social Responsibility (CSR), serta bantuan dari (UCLG) United Cities Local Government.

Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini, yang dipecaya sebagai Presiden UCLG Aspac ini menjelaskan, 400 buah lebih taman yang tersebar di Kota Surabaya dengan tujuan penghijaun kota. Sekitar 30 persen taman memenuhi Kota Surabaya yang bermanfaat guna menurunkan panasnya suhu udara. Hasilnya bisa dirasakan saat ini, suhu udara di Kota Surabaya berubah turun kisaran dua derajat celcius.

“ Nanti sampai suhu udara Kota Surabaya mencapai 20 – 22 derajat celcius. Dulu, suhu Kota Surabaya rata-rata 34 sampai 36 derajat celcius. Sekarang bisa 34 derajat ke bawah dan itu ada datanya, bahkan kalau pagi Kota Surabaya berkabut, ”  kata Tri Rismaharini penuh rasa syukur.

(sumber: infosurabaya.id), (sumber gambar: tangkapan layar di youtube@Landscape Arsitektur)