Cara Pemutih Menghilangkan Noda

Cara pemutih menghilangkan noda. Bagaimana cara obat pemutih (laundry bleach) membedakan putih dan warna? Kelihatannya, bahan kimia ini dapat mengusir noda apa pun yang tidak kita sukai, tidak peduli komposisi kimia noda tersebut, kemudian mengubahnya menjadi putih. Bagaimana cara pem utih tahu tentang yang kita inginkan?

Pemutih tidak tahu tentang yang kita sebut putih. Yang diketahui olehnya hanyalah warna, karena warna jauh lebih mendasar, baik dalam pengertian kimia maupun fisika, ketimbang selera atau keinginan kita dalam soal cuci menyuci. Pemutih menyerang senyawa-senyawa kimia yang berwarna, yang kebanyakan memang memiliki sesuatu yang sama, lalu hasilnya adalah berkurangnya atau hilangnya warna, yang oleh otak kita diterjemahkan menjadi “putih.”

Tambahan penjelasan dulu tentang arti putih. Sebenarnya putih adalah basil penggabungan semua warna, Cahaya dari matahari memang mengandung semua warna yang ada dalam pelangi—semua warna yang dapat dilihat oleh manusia. Ketika semua warna dalam cahaya digabungkan, seperti terjadi pada cahaya siang hari (daylight), bagian otak kita yang berurusan dengan penglihatan menangkap cahaya tersebut sebagai sesuatu yang tanpa warna sama sekali. Kita menyebutnya cahaya putih.

Tapi, memang begitulah cahaya. Apa yang tampak oleh kita ketika kita melihat sebuah benda yang diterangi oleh cahaya itu? Jika benda itu memantulkan kembali semua warna yang sampai ke benda itu dalam bentuk cahaya siang ke mata kita, secara adil, maka cahaya yang terpant ulkan masih tidak tampak berwarna bagi kita—masih putih. Dalam hal ini kita mengatakan bahwa benda itu sendiri putih karena kita hanya dapat menentukannya berdasarkan cahaya yang dikirimnya ke mata kita.

Namun, jika benda itu memiliki kecenderungan tertentu kepada cahaya biru, misalnya, dari benda itu menyerap atau menahan sebagian unsur biru dalam cahaya siang han sebelum memantulkan sisanya ke mata kita, maka cahaya yang kita lihat akan kekurangan unsur biru. Mata kita menangkap cahaya tanpa unsur biru sebagai kuning, maka kita menyebut warna benda tadi kuning.

Jika benda yang dimaksud adalah sebuah noda pada kemeja kita yang seharusnya putih mulus (tanpa warna), noda itu tampak kuning oleh kita, maka kita segera meminta bantuan kepada bahan kimia ajaib yang disebut pemutih untuk menghilangkannya. Kita pun akan berbuat yang sama ketika sebuah noda kebetulan menyerap unsur warna tertentu lain pada cahaya, yang pada penglihatan kira tampak sebagai warna bukan putih.

Kalau begitu, apa yang sesungguhnya diperbuat oleh pemutih ketika obat ajaib itu menghilangkan warna? Bahan tersebut berbuat sesuatu terhadap molekul-molekul yang memiliki kecenderungan menyerap unsur warna, apa pun warna itu, pada cahaya. Pertanyaannya sekarang menjadi, bagaimana ceritanya sehingga pemutih hanya menyer ang molekul-molekul yang menyerap cahaya?

Ketika sebuah zat menyerap energi cahaya, elektron-elektron dalam molekulnya-lah yang mengerjakan tugas itu. Dengan menyerap energi, elektron-elektron tadi mempromosikan diri ke tingkat lebih tinggi pada energi dalam molekul-molekul masing-masing. Molekul-molekul kebanyakan zat tampak berwarna karena mereka mengandung elekt ron-elektron yang pada awalnya memiliki status energi agak rendah, maka berhasrat sekali menyerap energi cahaya. Yang diperbuat oleb molekul-molekul pemutih adalah melahap elektron-elektron berstatus energi rendah itu sehingga elektron-elektron penyerap energi cahaya itu tidak ada lagi; dengan begitu molekul-molekul noda kehilangan kemampuan mereka untuk membuat warna. (Secara ilmiah: Para pelahap elektron ini disebut agen pengoksidasi (oxidizing agents); dalam hal ini pemutih mengoksidasi bahan berwarna.)

Para pelahap elektron yang lazim dipakai dalam pekerjaan laundry adalah natnium hipoldonit. Cairan pemutih yang beredar di pasaran tidak lain adalah larutan 5,25 persen bahan kimia tersebut dalam air biasa. Pemutih yang dipasarkan dalam wujud tepung biasanya adalah natrium perborat, pelahap elektron agak lembut yang tidak menyerang kebanyakan bahan pewarna. (Tentu saja, bahan pewarna tidak lain adalah noda yang sengaja diberikan, yang memiliki kecenderungan menyerap warna tertentu dalam cahaya.)

Pelahap elektron lain yang populer adalah hidrogen peroksida, yang biasa digunakan untuk memutihkan melanin, bahan pewarna gelap dalam rambut dan kulit manusia. Pemutih ini banyak dipakai oleh orang yang ingin memiliki rambut pirang.

(Ditulis ulang dari buku karya Robert L. Wolke berjudul “What Einstein Didn’t Know”)

Baca juga.. Kenali Sifat dan Pengaruh Warna pada Diri Kita

Baca juga.. Alamat Laboratorium  Klinik Bunda Mulia

Baca juga.. Krik, Krik, Krik…Cukup Panas, Lebih Panas, Ekstra Panas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *