Buat Ramen Sendiri di Museum Mie Cangkir Momofuku Ando

Buat ramen sendiri di Museum Mie Cangkir Momofuku Ando. Tahukah Anda bahwa mie cup diciptakan pada tahun 1958 dan Momofuku Ando adalah penemu mie instan, ramen instan, dan mie cup? Sampai Anda mengetahui museum Mie Cup yang mengagumkan di Yokohama, Jepang

Museum ini cukup besar dan ada beberapa tampilan dan atraksi di dalam Museum Mie Cup. Simak berikutnya…

1. Pabrik Cup Mie Favorit

Pabrik Mie Cup adalah daya tarik utama ketika dengar tentang museum ini. Ketika jam 10 pagi pintu utama museum dibuka sehingga pengunjung bisa membuat Mie Cup. Setelah membayar biaya masuk sekitar$ 5 atau sekitar Rp. 75.000,-. Museum juga membagikan tiket bernomor kepada pengunjung memasuki Pabrik Mie Cup.

Ada beberapa langkah agar terlibat dalam membuat cup kemasan personal. Pertama, membeli cup personal, yang harganya ¥ 300 atau sekitar Rp. 40.000,-. Selanjutnya, setelah membersihkan tangan kemudian ada anggota staf mengarahkan ke meja dengan spidol untuk mulai merancang kemasan cup mie personal. Setelah menyelesaikan karya kreatif, kita akan dibawa ke pabrik pengolahan tempat kita bisa memilih rasa dan bahan sup.

Kemudian langkah terakhir adalah mengemas mie ramen ke bungkus dan memasukan dalam tas plastik transparan yang lucu.

2. Pekerjaan Momofuku

Momofuku’s Work Shed adalah tempat dimana kita bisa melihat sekilas tempat kelahiran ramen instan pertama. Itu adalah gudang kecil yang sederhana dan semua bisa masuk ke dalam dan melihat alat-alat yang ia gunakan pada perrtama kali proses pembuatan ramen instan.

3. Museum Mie Instan

Museum ini dimulai dengan masuk kubus sejarah mie instan, yang menampilkan lebih dari 3.000 paket produk mie instan. Ada begitu banyak variasi mie instan dan urutan waktu setiap produk ramen yang dibuat sejak tahun 1958.

Setelah dari ruang kubus sejarah, selanjutnya mulai mempelajari kisah di balik Momofuku Ando. Ini adalah bagian yang menyenangkan dan informatif di mana kita belajar tentang kreasi penemu terkenal dan dedikasinya untuk menciptakan makanan baru.

4. Bazaar Mie

Sekitar jam makan siang ketika kami selesai menjelajahi museum, itu adalah waktu yang tepat ketika kami tiba di food court mie di lantai paling atas. Hidangannya sangat terjangkau dengan harga sekitar ¥ 400 atau sekitra Rp. 50.000,- dan kami memiliki pilihan hidangan mie yang berbeda dari berbagai negara di Asia. Negara-negara ini adalah yang ditemui Momofuku Ando selama perjalanannya untuk mencari asal muasal mie. Ada lapak-lapak dari Korea, Kazakhstan, Malaysia, dan banyak lagi! Suasananya begitu menyenangkan karena rasanya seperti berada di pasar malam Asia.

Tonton video berikut…

(sumber: thetravelpockets.com)

Baca juga…Khasiat Jamu Tradisional Indonesia

Baca juga… Jamu Gendong yang Tidak Lagi Digendong

Baca juga… Ternyata Artis pun Suka Minum Jamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *