Bas Kayu, Ikon Transportasi Pariwisata di Karimun

Bas Kayu, ikon transportasi pariwisata di Karimun. Tahun 2019 perkembangan industri wisata di tanah air kian meningkat dan terus melaju. Semua ini dengan tujuan agar semua sektor bergerak ekonominya. Semua kota berlomba mempercantik diri agar para wisatawan lokal dan mancanegara menjadi betah dan membelanjakan uangnya.

Mencari sesuatu yang khas dan unik untuk produk pariwisatanya. Bisa berupa produk makanan, produk kerajinan, atau suguhan hiburan yang menyuri perhatian tamu wisata. 

Di Tanjun Balai Karimun ada sebuah transportasi umum yang unik dengan cita rasa yang klasik, yakni Bas (bus) Kayu. Bas Kayu ini sisa dari kejayaan transportasi kisaran tahun 1980 sampai dengan tahun 1995, namun karena angkutan kota masuk di Karimun pada tahun 1993  Bas Kayu di Karimun saat itu adalah transportasi utama yang banyak digunakan menjadi tersaingi. Saat ini Bas Kayu tinggal puluhan saja.

Perkembangan teknologi transportasi membuat Bas Kayu berkurang peminatnya karena kalah bersaing dengan moda yang lain yang lebih canggih.

Tidak serta-merta Bas Kayu ditinggal oleh penggemarnya dan mati, dengan kreatifitas dan pandai melihat peluang Bas Kayu kembali diberdayakan untuk transportasi wisata. Menarik keingintahuan wisatawan serta masyarakat untuk merasakan naik trasportasi Bas Kayu. Juga, yang dulu pernah merasakan naik Bus Kayu bisa bernostalgia dengan naik Bas Kayu.

Moda ini sangat unik karena Bas Kayu dibuat dari perpaduan antara besi dan kayu sebagai body.

“Karakter Bas Kayu memang unik. Belum lengkap rasanya berwisata di Karimun bila  belum menyoba Bas Kayu ini. Sesuai namanya, angkutan ini dominan menggunakan kayu yang dikombinasikan sama unsur logam,” jelas Dessy Ruhati,  Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar.

Kayu yang digunakan untuk body bus jenis sengi. Bagian yang sangat menonjol dari ornamen kayu adalah list kaca depan. Bagian ini sangat nyentrik karena kaca dibagi dua bagian dan bisa dibuka tutup untuk mengalirkan udara. Pintu depannya juga dominan kayu. Menariknya, engsel pintunya biasa yang digunakan dalam rumah biasa.

Meski dianggap mobil tua, pemeliharaan mesin dan bodi Bas Kayu relatif mudah, dikarenakan mesin yang digunakan untuk Bas Kayu adalah Toyota Rhino  dan  Mitsubishi PS.

Jangkauan menuju lokasi pariwisata di area Karimun sangat bagus. Hampir semua wilayah terjangkau oleh moda  umum, juga bas Kayu, ikon transportasi pariwisata di Karimun.  Di mulai dari  Pelabuhan Taman Bunga, kemudian  beberapa trayek bersambung dengan angkot.

Tonton video berikut…

(sumber : Merdeka.com )

Baca juga… Trending Topik Youtube! Captain Vincent Raditya Berhasil

Baca juga…Kemasan Daun Pisang Unik Digunakan di Supermarket Chiangmai

Baca juga… Festival Musik dan Seni Lembah Coachella

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *