Bangga Film Bumi itu Bulat Ditayangkan di Malaysia

Bangga film Bumi itu Bulat ditayangkan di Malaysia. Inti cerita film ini adalah mengajarkan tentang toleransi, yang dibumbui kisah romantis antara Rahabi (Rayn Wijaya) dan Tiara (Rania Putrisari), yang mempunyai sahabat satu kampus yakni Markus (Kenny Austin) yang kristiani, Hitu (Aldy Riady) yang bercita-cita menjadi Banser, serta sahabat lainnya adalah Sayid (Qausar Harta) seorang calon novelis.

Karena ayahnya, Syamsul (Mathias Muchus),  terlalu sibuk mengurusi Banser, Rahabi akhirnya ambil tanggung jawab mengurusi keluarga dengan mendirikan grup acapella dengan nama Rujak Acapella. Tujuan Rahabi membentuk grup acapella itu agar sukses, dan tentu saja demi membiayai kuliah kedokteran adiknya, Rara (Tissa Biani)

Keinginannya bersambut terbuka ketika bertemu Aldi (Arie Keriting), seorang poduser musik dan menawari rekaman. Namun Aldi memberikan suatu syarat yang harus dipenuhi, yakni memasukkan Aisha (Feby Rastanty) untuk bergabung di Rujak acapella.

Aisha sendiri adalah mantan pelantun lagu remaja terkenal yang memutuskan tidak akan pernah bernyanyi lagi. Rahabi bersedia melakukan apa saja yang diminta oleh Aisha agar gadis itu bergabung.

Jelas saja, keluarga dan keempat sahabat Rahabi perlahan-lahan melihat perubahan sikap Rahabi. Tapi Rahabi sadar akhirnya dia harus memilih, apakah mengejar impiannya atau tetap bersama semua orang yang penting dalam hidupnya.

Seperti yang sudah disebutkan, menurut sang produser, Robert Ronny, film ini akan memberikan banyak pelajaran, khususnya untuk anak milenials.

“Judulnya Bumi Itu Bulat bukan untuk nyindir kelompok tertentu, nggak, saya ingin menyampaikan film ini bukan film yang berat. Kita mau film yang ringan supaya pesannya nyampai,” ujar Robert Ronny.

Permasalahan yang diceritakan dalam film ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Simple aja kisah cinta, tokoh utama kita ini anak yang punya problem sama bapaknya. Dan di kampusnya dia punya grup acapella yang selalu menyanyikan lagu-lagu nasional. Sampai suatu hari manager mereka yang pengin masuk rekaman itu bilang kalau kalian mau maju kalian harus nambah satu penyanyi perempuan. Jadi nanti tokoh utama bingung harus pilih yang mana, si A atau si B dengan pandangan yang berbeda,” cerita Robert.

Film ini disutradarai oleh Ron Widodo dan tayang serentak 11 April 2019 dan rencananya juga akan tayang di Malaysia. Chief of Malay and Nusantara Bussiness, content group dari Astro, Dato Khairul Anwar Salleh mengatakan Astro Shaw  senang  sekali adanya perilisan film ini. Sangat bangga pihaknya menjadi bagian dari film kolaborasi pertama dari Inspiration Pictures itu.

Menurutnya, isu toleransi tidak hanya terjadi di Indonesia, namun di Malaysia juga. Ia mengapresiasi Bumi Itu Bulat  yang dibuat tidak hanya bertujuan komersial akan tetapi juga menyempilkan pesan positif, tidak menghakimi.

“Berbeda bukan berarti bermusuhan,” ujarnya senang rencana Film Bumi itu Bulat Ditayangkan di Malaysia.

Tonton trailenya…

(sumber: Republika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *