Bahaya Memberikan Perhiasan pada Bayi, Bisa Berakibat Fatal hingga Berujung Kematian!

Bahaya memberikan perhiasan pada bayi, bisa berakibat fatal hingga berujung kematian! Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan orang Indonesia, yaitu memberikan perhiasan pada balita. Banyak orang tua yang memberikan gelang atau kalung untuk buah hati mereka sejak usia muda bahkan waktu masih bayi sekalipun.

Diharapkan mulai sekarang, tidak lagi memberikan perhiasan buat si buah hati karena bisa berakibat celaka, bahkan yang terburuk bisa mendatangkan kematian. Untuk itu bagi yang memiliki bayi yang baru tumbuh gigi, sebaiknya tidak memberikan perhiasan apapun untuk si buah hati.

Bukan hanya perkara perhiasan bisa mengundang kejahatan, melainkan taruhan nyawa. Lantaran, perhiasan yang dikenakan pada anak yang sedang tumbuh giginya, sangat riskan, karena bisa membuat mereka tercekik atau tersedak.

Bila orangtua yang selalu update mode akan berpikiran untuk mendandani anak-anak mereka dengan kalung atau gelang. Perhiasan termasuk kalung atau gelang yang memiliki manik-manik silikon atau kayu akan mudah dijilati bahkan dikunyah oleh anak-anak.

Berita terbaru adalah ketika seorang bayi berusia 7 bulan tersedak oleh manik-manik kayu dari gelang gigi, beruntung bayi tersebut bisa diselamatkan setelah dibawa ke rumah sakit. Namun, nasib seorang bayi lain yang berusia 18 bulan ternyata tidak seberuntung itu, dia meninggal karena tercekik kalung yang dipakainya saat tidur siang.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memberi peringatan kepada orangtua untuk tidak menggunakan gel atau bahan kulit untuk merangsang pertumbuhan gigi anak-anak mereka.

Bahan-bahan tersebut mengandung benzocaine, yang dapat menyebabkan methemoglobinemia, yang membatasi jumlah oksigen yang dibawa dalam darah. Dan bahan-bahan tersebut tidak cocok untuk anak-anak, demikian dilansir dari Today.

Lalu, apa yang bisa dilakukan orangtua yang kerepotan dengan bayinya yang sedang tumbuh gigi?

Para ahli menyarankan empat solusi berikut ini.

-Kain lap yang dibahasahi atau dibekukan, bisa diberikan kepada anak-anak untuk dikunyah.

-Mainan kunyah. Mainan ini dibuat khusus untuk anak-anak yang sedang tumbuh gigi dan mereka gunakan untuk digerogoti.

-Pijat. Setelah mencuci tangan, orangtua dapat menggosokkan jari atau buku jarinya pada gusi bayi untuk memberikan rangsangan.

-Acetaminophen. Apabila semuanya tidak membuahkan hasil, dosis asetaminofen anak-anak dapat mengurangi gusi yang sakit.

Melansir dari pregnant.sg, biasanya semua bentuk perhiasan mempunyai risiko tertentu pada bayi, baik perhiasan emas maupun tidak. Risiko utamanya, Si Kecil bisa tersedak karena memakai perhiasan seperti kalung atau pehiasan apapun di bagian lehernya. Karena, bayi baru dibebaskan mengenakan kalung jika dirasa sudah cukup tua atau setidaknya balita.

Sementara, gelang tangan atau gelang kaki untuk bayi dinilai lebih aman daripada kalung. Tetapi, perlu diingat pula bahwa gelang juga tidak jauh dari jangkauan mulut Si Kecil. Baik gelang tersebut terbuat dari emas atau apapun tetap saja memiliki bahaya dan bisa saja membuat bayi tersedak jika tak sengaja masuk ke dalam mulutnya. Perhiasan yang terbuat dari logam tidak mulia dapat menyebabkan alergi kulit.

(Artikel ini pernah tayang di Nakita.grid.id )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *