Bagaimana Warna Mempengaruhi Anak-anak (2)

Bagaimana warna mempengaruhi anak-anak. Selain memengaruhi suasana hati, emosi, dan tindakan kita, serta seberapa besar atau kecil warna memengaruhi suasana ruang, apa itu dingin atau hangat itu dirasakan. Warna adalah alat yang paling sering digunakan oleh anak-anak untuk mengekspresikan emosi dan pikiran mereka. Meskipun Kecenderungan anak-anak menunjukkan kesamaan umum berdasarkan kelompok umur, pilihan warna mereka dapat berbeda berdasarkan suasana hati mereka, cara mereka mengekspresikan diri dan perasaan mereka.

Anak-anak perlu dididik di bidang-bidang yang mendukung kreativitas dan imajinasi mereka. Karena fakta bahwa ruang kelas adalah cara paling penting untuk membentuk  tujuan ini, di antara faktor-faktor yang paling membutuhkan perhatian, mereka menempati urutan teratas.

Pertumbuhan otakbelum selesai pada anak sampai usia 5 hingga 6 tahun dan perlu waktu 1 tahun lagi untuk menjadi dewasa. Karena tidak dapat membaca dan menulis pada usia ini mereka lebih mengandalkan bahan visual untuk membangun komunikasi. Jadi warna adalah alat ekspresi yang penting bagi mereka.

Perkembangan penglihatan dimulai  setelah bulan ke-6 pada bayi dan perkembangan berlanjut hingga usia 10 tahun. Penglihatan adalah salah satu indera paling penting yang menghubungkan kita dengan dunia. Cahaya dan warna memiliki efek memikat pada kita. Rata-rata, mata manusia dapat melihat 150 warna berbeda dalam cahaya yang tampil. Artinya, seseorang dengan penglihatan normal dapat membedakan jutaan warna yang berbeda. Warna adalah salah satu karakteristik paling penting yang dapat membantu kita menilai, memperkirakan, dan menentukan suatu objek. Masing-masing orang berbeda reaksinya atas sebuah warna dalam mengatasi emosi yang terkait.

Seperti semua manusia, anak-anak juga makhluk intelektual “psikologis dan fisiologis”. Anak-anak menggunakan indera mereka untuk memfasilitasi komunikasi dengan lingkungan mereka. Mereka menggunakan indera penglihatan mereka bersama dengan cahaya dan warna serta faktor lingkungan visual lainnya, untuk berkomunikasi. Menurut studi penelitian, warna membawa tujuan penting dalam pengembangan keterampilan nyata, dan motorik anak-anak.

Winston Churchill pernah berkata, “Kami membentuk bangunan kami, setelah itu mereka membentuk kami”. (Grangaard, 1993). Faktor lingkungan memainkan peran penting dalam nutrisi, pertumbuhan, perkembangan dan pendidikan anak-anak. Masing-masing dan setiap karakteristik lingkungan fisik mereka berkontribusi pada pendidikan dan pengembangan mereka. Meskipun lokasi tempat tinggal, desain, pesanan, rencana, warna serta area permainan dapat berkontribusi untuk pembelajaran anak, faktor-faktor yang sama ini juga dapat menghambat pengungkapan potensi mereka.

Warna adalah salah satu komponen desain interior terkuat dan terpenting. Warna dapat memengaruhi reaksi psikologis serta kesehatan fisiologis anak-anak. Terutama pada anak-anak dalam kelompok usia 6-7, yang sudah mulai sekolah tetapi belum dapat menggunakan keterampilan membaca dan menulis mereka sepenuhnya dalam berkomunikasi, warna terbukti menjadi sumber informasi luar yang sangat signifikan. Studi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir telah mengungkapkan kepada kita bahwa warna tidak digunakan hanya untuk menciptakan lingkungan yang bagus dan elegan.

Warna adalah komponen penting dalam mendesain ruang pendidikan anak-anak. Anak-anak menunjukkan potensi penuh mereka, dan belajar di ruang di mana mereka diberikan sarana dan kesempatan untuk belajar. Studi penelitian menunjukkan peran penting yang dimainkan oleh faktor lingkungan dalam mengembangkan tingkat keberhasilan dan produktivitas, mengurangi tingkat kesalahan dan mendorong perilaku positif.

(sumber: renk etkisi)

Baca juga….Pengaruh Warna Pada Pertumbuhan Pscikologi Anak Usia Dini (1)

Simak ini… The Angry Birds Movie 2

Baca juga …. Sepatu Lari Spesial dari Dunkin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *