Apasiya, Sesuatu yang Dipikiran Tidak Sama Dengan Penulisannya

Apasiya, sesuatu yang dipikiran tidak sama dengan penulisannya. Terkadang apa yang kita pikirkan lalu dituliskan, yang kita anggap benar,  ternyata bisa beda apa yang ditangkap pembaca. Maksudnya benar tapi hasilnya meleset. Seperti yang tersaji dalam foto berikut.

Maksud orang yang mengkonsep, bahwa bila masuk gang tersebut dengan membawa kendaraan harap kendaraannya dituntun, tidak boleh dikendarai.

Namun bagi yang membaca yang ‘centil’ bisa jadi anjuran itu berarti, bahwa yang akan masuk gang tersebut yang menggunakan kendaraan yang melayang begitu masuk gang tersebut harus turun. Karena pembaca yang centil ini akan tetap ngeyel pada pendiriannya, bahwa tulisan itu salah. Kalau motor atau sepeda pancal sudah menjejak tanah mosok disuruh turun lagi?

Hal ini sudah terjadi bertahun-tahun dan bisa dibilang salah kaprah, salah yang umum dan wajar-wajar saja. Dan sering kita lihat bila kita masuk sebuah gang. Toh tidak ada yang protes.

Jadi bagaimana anjuran yang benar penulisannya?

Nah, ini lebih jelas anjurannya.

Apasiya, sesuatu yang dipikiran tidak sama dengan penulisannya.

Penulis : KSmartini Muchdor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *