Nikmati Keripik Tempe Mimizi yang Renyah dan Gurih Alami

Nikmati Keripik Tempe Mimizi yang Renyah dan Gurih Alami. Keripik adalah camilan berbentuk irisan tipis bisa dari umbi-umbian, buah-buahan atau hasil olahan yang kemudian diiris tipis digoreng kemudian. Salah satunya keripik tempe yang merupakan hasil olahan yang berbahan dasar kedelai.

Nikmati Keripik Tempe Mimizi yang Renyah dan Gurih Alami

Tahu tidak kalau tempe yang harganya murah itu namun lezat punya kandungan gizi yang bagus, ditambah punya kandungan probiotik yang unggul yang baik untuk kesehatan usus. Itu sebabnya semua orang menyukai keripik tempe karena keripik ini merupakan makanan ringan yang asik dan tidak mengenyangkan. Jadi keripik tempe pun tak jauh beda manfaatnya.

Keripik tempe Mimizi dari Lumajang ini sangat friendly bagi kaum milenial atau anak abg. Tak kalah dengan anak muda yang giginya masih utuh kakek-nenek juga suka dan cocok, hal itu menunjukan kriuknya begitu renyah. Rasanya gurih alami pantas dijadikan camilan favorit. O, iya, jangan lupa bila sambang saudara bawakan saja oleh-oleh keripik tempe Mimizi, biar silaturahmi kian erat. Seerat bij-biji kedelai yang menghias di keripik tempe Mimizi.

Nikmati Keripik Tempe Mimizi yang Renyah dan Gurih Alami

Di samping itu kalau di rumah tidak ada camilan rasanya hambar. Apalagi bila banyak anak-anak kecil yang masih bersekolah dan karena saat pandemi ini mereka jarang sekali jajan di sekolah, jarang jajan di luar.

Baca juga : Telur Paskah Unik Dari Coklat Bentuk Virus Corona Kreasi Koki Pastry Prancis

Karena manfaat dan khasiatnya keripik tempe Mimizi berlebih jadikan selalu camilan ini sebagai makanan ringan pilihan keluarga Anda.Harganya terjangkau pula.

Nikmati Keripik Tempe Mimizi yang Renyah dan Gurih Alami

Keripik tempe Mimizi dijual dalam kemasan 100 gram dan 200 gram dan harga yang dibandrol tidak termasuk ongkos kirim bila pemesan dari luar kota.

Tunggu apalagi, segera WA 085210884854 dan pesan keripik tempe Mimizi sebelum status pesanan Anda menjadi inden.

Oleh : KSmartini Muchdor

Kenitu Buah Tropis yang Tidak Banyak Orang Tahu

Kenitu Buah Tropis yang Tidak Banyak Orang Tahu. Buah tropis ini bisa kita temui saat bulan Agustus hingga awal September.  Kenitu, manechu atau garnitu orang Jawa Timur menyebutnya. Di Indonesia buah kenitu bisa kita temukan di daerah Jawa dan Sumatera. Sentra buah kenitu di Lumajang terletak di Klakah, Randuagung dan Ranuyoso.

Kenitu Buah Tropis yang Tidak Banyak Orang Tahu

Tidak hanya di Indonesia buah ini tumbuh, di negara tetangga kita Philipina, Thailand dan negara Asia lainnya kenitu bisa tumbuh dan digemari, tentu dengan nama lokal.

Buah kenitu kira-kira sebesar bola tenis. Rasanya manis dan berair. Menyegarkan. Cara makannya dibelah lalu dikerok dengan sendok. Atau, kita bisa menyedotnya lewat lubang bekas tangkai buah sembari buah kenitu kita pencet-pencet. Banyak cara menikmatinya, yang penting asik. Hihihi.

Kenitu Buah Tropis yang Tidak Banyak Orang Tahu

Bila panen kenitu tiba penjual buah kenitu berjajar menjajakan dagangannya di sisi kiri-kanan jalan raya daerah Klakah Randuagung atau Ranuyoso. Dijual dalam berbagai wadah atau ukuran, wadah plastik dan kerajang anyaman bambu.

Kenitu Buah Tropis yang Tidak Banyak Orang Tahu

Ciri-ciri kenitu yang sudah masak adalah buahnya berwarna hijau semburat ungu kecoklatan dan kulitnya lunak. Buah ini bisa tahan hingga lima hari di suhu ruangan. Atau bisa simpan di lemari es dengan dikerok buahnya lalu disimpan dalam wadah plastik yang tertutup. Cocok disajikan saat siang hari buat dinikmati bersama keluarga.

Seperti buah lainnya, buah kenitu punya manfaat dan khasiatnya:

  • Kenitu memiliki kandungan enzim yang punya manfaat untuk kesehatan pencernaan dan melindungi pencernaan dari bakteri.
  • Kenitu juga dapat dijadikan menu diet pengganti gula, karena kandungan fruktosa pada buah Kenitu dapat memberikan jumlah kadar gula yang baik bagi tubuh.
  • Membantu mengatasi masalah jantung, hipertensi , radang tenggorokan dan paru-paru
  • Mengandung vitamin A dan C

Baca juga : Matoa,Atasi Kegalauan

Beberapa tahun-tahun terakhir ini panen buah kenitu kian menurun. Pamornya pun kalah dengan durian. Bisa jadi karena produksi pohon buah kenitu sudah menurun namun tak segera diimbangi dengan peremajaan pohon baru. Mudah-mudahan segera banyak yang menanam buah kenitu sehingga kenitu lebih dikenal luas masyarakat. Kenitu Buah Tropis yang Tidak Banyak Orang Tahu.

Oleh: Ksmartini Muchdor