Asal-usul Nama Kejuaraan Bulutangkis Piala Sudirman Internasional, Buat Orang Gagal Paham

Asal-usul nama kejuaraan bulutangkis Piala Sudirman internasional, buat orang gagal paham. Piala Sudirman merupakan kompetisi bulu tangkis internasional untuk nomor beregu campuran, mempertandingkan nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, juga tunggal putra, tunggal putri. Kejuaraan ini digelar setiap dua tahun sekali.

Dalam sejarah pertandingan Piala Sudirman, Indonesia berhasil memenangkan satu gelar juara di Piala Sudirman pada tahun 1989, sedangkan perolehan gelar terbanyak adalah China yang  telah memenangkan 10 gelar kejuaran kemudian disusul Korea Selatan memenangi 4 kali gelar juara. 

Memberi nama ‘Piala Sudirman’ pada gelaran kompetisi bulu tangkis internasional itu telah membuat banyak orang salah paham. Umumnya orang berpikiran nama ‘Sudirman’ dalam kompetisi iternasional tersebut diambil dari salah satu nama pahlawan Indonesia, Jenderal Soedirman.

Ternyata nama Piala Sudirman berasal dari nama salah satu tokoh perbulu tangkisan Indonesia, yakni Dick Sudirman, yang merupakan mantan salah satu pebulu tangkis Indonesia. Selain itu Sudirman adalah salah satu pendiri federasi bulu tangkis Indonesia (PBSI) sekaligus mantan ketua PBSI di tahun 1952-1963 kemudian tahun 1967-1981.

Sudirman adalah orang yang tumbuh dari lingkungan keluarga pecinta bulu tangkis. Sudirman, di masa hidupnya, sukses memberikan kontribusi pada kemajuan bulu Indonesia dan juga dunia.

Pada tanggal 10 Juni 1986 yang lalu, Sudirman wafat dalam usia 64 tahun.

Itulah Asal-usul Nama Kejuaraan Bulutangkis Piala Sudirman Internasional, Buat Orang Gagal Paham.

(sumber: BolaStylo.com)

5 Penyakit yang Sering Menyerang Saat Mudik Lebaran

5 Penyakit yang sering menyerang saat mudik Lebaran.Idul Fitri beberapa hari lagi kita akan rayakan bersama. Sebagian ada yang tinggal di rumah saja merayakan lebaran bersama keluarga dan tetangga, sebagian lagi melakukan mudik atau pulang kampung halaman.Perjalanan yang menuju kampung halaman dalam suasana jelang Lebaran tentu arus lalu lintas tak selancar di hari-hari biasanya yang terkadang bisa membuat kita jemu. Atau timbul penyakit.

Bisa jadi ini dikarenakan kondisi puasa kita harus tahan duduk selama berjam-jam, dan bila mengendarai kendaraan  maka kita harus berkonsentrasi penuh ketika terjebak kemacetan. Di bawah ini beberapa penyakit yang mudah menyerang pemudik

1. Lelah dan mabuk

Saat melakukan perjalanan pulang kampung pasti kita akan merasa letih terutama perjalanan darat. Karena padatnya arus mudik mengakibatkan energi pada tubuh cepat terkuras sehingga menimbulkan lelah dan pegal seluruh tubuh. Lelah dan menurunnya daya ketahanan tubuh akhirnya menyebabkan kita mengalami mabuk darat.

Orang terkena mabuk perjalanan akan menjadi mual, pusing dan muntah selama perjalanan. Mabuk perjalanan ini tidak hanya disebabkan oleh kelelahan tetapi juga akibat bercampurnya sinyal yang dikirim ke otak oleh mata dan teling bagian dalam. 

Karena waktu berada dalam mobil, bis, kereta atau yang sedang melaju, tubuh kita berada dalam posisi diam tetapi mata dan telinga kita memandangi ke sekitar selama perjalanan. Pendengaran dan penglihatan yang bergerak sementara tubuh kita diam inilah yang menimbulkan pusing hingga akhirnya muntah. 

2. ISPA

Debu dan polusi udara yang terhirup oleh pemudik seringkali menyebabkan infeksi saluran pernapasan (ISPA) terutama disaat kondisi jalanan mudik tengah padat-padatnya. Tentu saja yang paling terkena penyakit ini adalah pemudik yang mengendarai sepeda motor. Padatnya arus mudik bisa juga membuat udara tidak hanya tercemar dengan polusi udara namun juga penyakit yang dapat tertular oleh pemudik lainnya.

3. Sembelit

Terlalu lama duduk berjam-jam dan membatasi makan serta minum agar tak sering-sering ke kamar mandi waktu mudik dengan transportasi apa saja justru bisa menimbulkan sembelit. 

Semua dapat dicegah, seperti sembelit dengan banyak minum air putih dan asupan makanan yang tinggi serat supaya memperlancar sistem pencernaan. Jangan lupa untuk hindari kebiasaan menahan buang air kecil atau buang air besar supaya sembelit tidak menjadi bertambah parah. 

4. Diare

Dalam perjalanan mudik terkadang kita membeli makanan di jalan. Namun berhati-hatilah sebab apabila tidak tertutup atau terbungkus dengan baik, makanan yang dibeli dipinggir jalan menjadi sumber penularan diare.

Karena makanan tersebut bsa saja terkena debu atau dikelilingi lalat sehingga menumpuk kuman penyebab diare. Diare bisa menjadi lebih mudah menyerang atau semakin parah saat Anda tidak mencuci tangan sebelum makan. 

5. Flu

Daya tahan tubuh menurun selama perjalanan mudik bisa menyebabkan Anda gampang terkena flu belum lagi jika berada dekat orang yang sedang terkena flu. Selain melalui vaksin flu, cara mudah untuk mencegah flu adalah dengan mengonsumsi vitamin yang mengandung vitamin C dan zinc untuk menjaga daya tahan tubuh. 

Meminimalkan resiko penularan flu dari orang lain bisa dicegah dengan menggunakan masker dan mencuci tangan memakai sabun. 

(sumber: Nationalgeographic.co.id)

Susu Sapi Lawanggada, Minuman Susu Legendaris Kota Cirebon

minuman susu sapi siap saji Lawanggada

Susu sapi Lawanggada, minuman susu legendaris Kota Cirebon. Semua orang pasti pernah minum susu sapi atau bahkan sering meminumnya karena manfaatnya yang berlebih. Apalagi ditambah dengan varian rasa menjadikan susu sapi murni kian digemari berbagai usia.

Seperti susu sapi murni dengan nama Lawanggada yang legendaris di Kota Cirebon yang terletak di Jalan Lawanggada No. 51.

Masyarakat Cirebon sudah tidak asing dengan susu sapi Lawanggada , bahkan hampir sebagian besar masyarakat Cirebon tahu tentang susu murni legendaris ini. Sekarang, usaha minuman susu murni diurus oleh generasi ketiga dari sang pendiri, Alm. Haruman Kosim.

Usaha minuman ini dikelola pada tahun 1960 oleh alm. Haruman Kosim, yang sebelumnya bekerja di sebuah pabrik. Ia melihat peluang usaha jadi agen susu sapi yang saat itu belum ada di Kota Cirebon.

Minuman susu sapi murni dijual dalam 3 variasi rasa: rasa coklat, vanilla dan strawberry, yang dikemas dalam botol kaca yang disajikan dalam keadaan dingin. Karena cocok sekali bila diminum saat cuaca terik, seperti cuaca khas Kota Cirebon yang cukup panas. Minuman ini dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp. 6.000,00 per botol.

Usaha Lawanggada ini juga menyediakan susu kefir dan yoghurt yang sudah diperkenalkan tahun 1970. Selain itu juga menyediakan susu kedelai dan kambing. Dan bagi Anda yang butuh susu sapi yang masih belum direbus bisa Anda dapatkan di sini yang dijual per liter.

Meskipun ada yang menjual produk yang sejenis ini di Kota Cirebon, namun susu sapi Lawanggada tetap disukai karena rasa yang khas dan mutu tetap dijaga oleh penerus usaha susu sapi murni tersebut.

Keunikan yang nampak adalah pada kemasan minuman susu siap saji tersebut yang menggunakan botol minuman soda dengan label yang melekat pada botol tersebut.

Dan bagi Anda yang tidak terburu-buru bisa menikmati susu sapi Lawanggada di tempat itu sembari menyicipi kudapan yang disediakan pemilik usaha. Namun, bila Anda yang sibuk dan ingin minumnya dibawa pulang, pemiliknya siap mengemas pesanan Anda.

(sumber: kumparan.com)

Live Streaming Lewat CCTV Jasa Marga Untuk Pantau Arus Mudik, Begini Caranya

Live streaming lewat CCTV Jasa Marga untuk pantau arus mudik, begini caranya. Guna menghindari kemacetan arus lalu lintas saat mudik lebaran ada fasilitas yang bisa diakses online tentang arus lalu lintas kendaraan di ruas jalanan antar kota yang akan dipadati kendaraan.

Anda bisa memantaunya lewat CCTV live streaming yang disediakan oleh Jasa Marga.

Aplikasi ini tidak kalah akuratnya dengan aplikasi yang ada semacam Google Map atau Waze. CCTV milik Jasa marga ini akan menayangkan gambaran lalu lintas di berbagai titik kepadatan.  

Baik itu mulai dari gerbang tol hingga persimpangan di berbagai kota, selruhnya terpantau lewat kamera.

Sehingga pengguna dapat memilih jalan untuk mudik dengan menghindari titik-titik kemacetan. Perjalanan pun bisa lebih hemat waktu dan tenaga.

Lengkapnya, berikut cara akses Live Streaming CCTV Jasa Marga untuk memantau arus mudik.

1. Ketik alamat website:  jasamargalive.com

2. Klik gambar CCTV di bawah logo Jasa Marga.

3. Klik tombol Menu,  lalu pilih lokasi CCVTV yang ada di kiri atas, kemudian pilih ruas jalan yang dilewati.

4. CCTV Jasa Marga akan menampilkan kondisi lalu lintas ditempat yang dimaksud.

Jangan lupa, ya live streaming lewat CCTV Jasa Marga untuk pantau arus mudik. Juga, jangan lupa berdoa agar selalu diberi keselamatan dan kelancaran dalam perjalanan oleh-Nya. Aamiin.

(sumber : Hitekno.com)

Ular Python Tertangkap Di Langit-Langit Rumah Warga yang Mencoba Makan Kucing Peliharaan

Ular python tertangkap di Langit-langit rumah warga yang mencoba makan kucing peliharaan. Seekor ular piton panjang 16 kaki (sekitar 4,87 m) ditangkap di dalam langit-langit ruang tamu setelah mencoba memakan kucing peliharaan keluarga. Duangdao Oamsangchalerm, 48 tahun, mendengar suara moggy, nama kucing peliharaannya, yang mengerikan menangis di dalam rumahnya di Bangkok, Thailand, pada 10 Mei 2019.

Dia masuk ke kamar dan terpana melihat ular piton menjuntai dari atap ketika kucing putih meringkuk di bawah berusaha membela diri. Duangdao memanggil kucingnya dan menelepon layanan darurat yang menghabiskan satu jam menangkap reptil. Petugas layanan darurat harus menghancurkan lubang di langit-langit eternit untuk meraih python agar dapat menyeretnya.

Duangdao yang trauma berkata: ” Saya merasa sakit. Saya belum pernah melihat ular sebesar itu sebelumnya. Ular itu tinggal di rumah saya dan saya tidak tahu. Rasanya seperti mimpi buruk jika memikirkan kejadian ini. ” Python berhasil ditangkap dan dibawa untuk dilepaskan ke habitat aslinya.

Tonton video berikut lebih lengkap…

(sumber: www.msn.com)

Nenek Usia 85 tahun Tergelincir Masuk Sumur Sedalam 18 meter

Nenek usia 85 tahun tergelincir masuk sumur sedalam 18 meter.  Ini adalah momen dramatis seorang wanita berusia 85 tahun diselamatkan setelah dia jatuh ke dalam sumur setinggi 60 kaki (18,28 m) di India selatan. Tangevva Gadyala telah pergi memotong rumput untuk sapinya di Desa Kalakavatagi dekat Vijayapura pada 22 Mei ketika dia tergelincir dan jatuh ke sumur terbuka.

Beberapa petani melihatnya jatuh dan bergegas menyelamatkannya. Mereka segera menurunkan dipan yang terbuat dari bambu, yang ada di dekatnya dan Gadyala berhasil naik ke sana. Para penyelamat kemudian menyeretnya ke tempat yang aman. Saksi mata mengatakan bahwa dia diselamatkan dari kematian karena fakta bahwa sumur itu memiliki air di dalamnya setinggi 8 kaki (2,43 m).

Tonton video penyelamatan nenek yang tercebur sumur.

(sumber: www.msn.com)